Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Kamis, 4 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri Kerahkan helikopter untuk digunakan sebagai ambulance udara.(ist)

Polri Kerahkan helikopter untuk digunakan sebagai ambulance udara.(ist)

HARIANSINARPAGI.COM, Jakarta | Polri telah menyiapkan 2 unit helikopter yang akan beroperasi menjadi ambulans udara guna menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2024. Dua helikopter dari Direktorat Polisi Udara ini bertugas mengevakuasi korban dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dua helikopter yang dijadikan ambulans udara nantinya akan mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan ke rumah sakit terdekat.

“Ketika misalnya di wilayah-wilayah seperti Merak, Bakauheni, Banten, Jabar, Jateng, Jatim atau daerah lain yang membutuhkan ini bisa dikerahkan,” ujar Trunoyudo saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. (04/04/2024)

Trunoyudo mengatakan, apabila nanti wilayah yang membutuhkan bantuan sulit terjangkau helikopter, maka akan terlebih dahulu tim evakuasi darat yang mendeket dengan lokasi penjemputan helikopter.

Kemudian, helikopter akan menuju rumah sakit terdekat dan memiliki landasan helikopter. Kalaupun nantinya ada rumah sakit terdekat tak memiliki landasan helikopter, maka dicari landasan terdekat yang memungkinkan helikopter untuk mendarat dan kembali dilanjutkan dengan evakuasi jalur darat menuju rumah sakit.

“Kami tidak berharap apapun, tetapi dalam hal ini Polri mengantisipasi. Dalam Operasi Ketupat 2024 kita ada Satgas Banops dan di sini ada dokter, perawat dan crew dari helikopter,” katanya.

Baca juga:  Begal di Bogor Tertabrak Mobil Boks Saat Kabur Hindari Kejaran Warga

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024, Polri mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Pengerahan helikopter menjadi ambulans udara adalah salah satu langkah preventif dan preemtif mengantisipasi kejadian-kejadian yang membutuhkan percepatan.

“Karena percepatan di sini adalah yang paling memungkinkan untuk mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan dengan kecepatan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan, Satgas Banops pun sudah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit terkait pengerahan helikopter menjadi ambulans udara. Diantaranya adalah RSPAD Gatot Subroto, RSCM, RSP Pertamina, RS Siloam, RSUD Cengkareng, RS Medistra, RS Polri Soekanto, RSUD Koja, RS EMC Cempaka Putih dan rumah sakit di seluruh wilayah jalur pemudik.

Baca juga:  Sekda Kabupaten Tangerang Apresiasi Dedikasi Mahasiswa pada Wisuda STIH PAINAN

Adapun personel yang akan dikerahkan dalam satu helikopter ini yaitu 3 crew dan 2 tenaga medis. Nantinya helikopter ini akan standby dan siap dihubungi ke lokasi yang membutuhkan bantuan.

“Skemanya nanti dari Posko Operasi Ketupat yaitu Command Center di Korlantas, di KM 29 dan KM 188 yang akan menentukan pergerakan apabilan membutuhkan pertolongan pengerahan helikopter ini,” ucapnya.
Penulis fransisco chrons

Berita Terkait

IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat
Permendag Baru Upaya Peningkatan Kebijakan Publik Dalam Mewujudkan Sistem Bea Cukai Yang Adil dan Efisien
Buruh Kspsi Banten Akan Gelar Aksi Peringati May day Di jakarta, Minta UUD Omnibus law Di Batalkan
Kepala BIN Gelorakan Semangat dan Optimisme Tim Voli BIN Juara Proliga 2024
Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi
Kepergian Tragis Letda Oktovianus: Mengupas Luka Lama di Papua
Kekerasan di Papua: Para Tokoh Suku Mengutuk Tindakan KKB dan KKP
Insiden Kekerasan di Papua: Dua Hari Berturut-turut Terjadi Serangan Terhadap Masyarakat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:39

IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat

Rabu, 8 Mei 2024 - 02:35

Permendag Baru Upaya Peningkatan Kebijakan Publik Dalam Mewujudkan Sistem Bea Cukai Yang Adil dan Efisien

Kamis, 25 April 2024 - 13:33

Buruh Kspsi Banten Akan Gelar Aksi Peringati May day Di jakarta, Minta UUD Omnibus law Di Batalkan

Minggu, 21 April 2024 - 18:53

Kepala BIN Gelorakan Semangat dan Optimisme Tim Voli BIN Juara Proliga 2024

Kamis, 18 April 2024 - 04:14

Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi

Sabtu, 13 April 2024 - 01:24

Kepergian Tragis Letda Oktovianus: Mengupas Luka Lama di Papua

Kamis, 11 April 2024 - 05:01

Kekerasan di Papua: Para Tokoh Suku Mengutuk Tindakan KKB dan KKP

Selasa, 9 April 2024 - 08:45

Insiden Kekerasan di Papua: Dua Hari Berturut-turut Terjadi Serangan Terhadap Masyarakat

Berita Terbaru