HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Komitmen Polsek Curug Polres Tangerang Selatan, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan secara nyata. Pada Selasa dini hari (13/1/2026).
Bhabinkamtibmas Desa Curug Wetan Aiptu Iksan Iskandar turun langsung menyambangi Pos Kamling Terpadu di wilayah Kampung Tegal, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik, yakni Pos Kamling Terpadu RT 01/08 Kampung Tegal yang dipimpin Ketua RT Supardi, serta Pos Kamling RT 02/08 Kampung Tegal Kaler. Kehadiran polisi di tengah warga yang tengah berjaga malam menjadi simbol kuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Jaga Jakarta Plus (Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah) yang digelorakan Polri sebagai strategi pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Dalam sambangnya, Aiptu Iksan memberikan sejumlah pesan strategis kepada warga, mulai dari pentingnya menjaga kekompakan dalam ronda malam, meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan jalanan hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.
“Keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi. Peran aktif warga melalui pos kamling dan ronda malam adalah benteng pertama dalam mencegah kejahatan,” tegas Aiptu Iksan di hadapan warga.
Warga pun menyambut positif kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas siskamling. Menurut mereka, kehadiran Bhabinkamtibmas memberikan rasa aman sekaligus motivasi untuk terus menjaga lingkungan secara kolektif.
Langkah proaktif ini sekaligus menjadi bukti bahwa Polsek Curug tidak hanya mengandalkan patroli, tetapi juga membangun kemitraan strategis dengan masyarakat dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
Dengan penguatan pos kamling dan keterlibatan langsung polisi di lapangan, diharapkan potensi tindak kriminal dapat ditekan sejak dini, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur






