HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Ketika sebagian besar warga terlelap dan jalanan mulai lengang, denyut keamanan justru menguat. Polsek Curug Polres Tangerang Selatan kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi, Selasa malam (03/02/2026), sebagai bentuk nyata kehadiran negara di jam-jam paling rawan.
Operasi yang dimulai pukul 22.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh IPDA Edison, Panit Lantas Polsek Curug, dengan melibatkan 12 personel terlatih yang disebar secara taktis di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polsek Curug.

Bukan sekadar patroli biasa, Operasi Cipta Kondisi ini menyasar urat nadi gangguan kamtibmas: kejahatan jalanan (3C), potensi tawuran, balap liar, hingga pergerakan kelompok geng motor yang kerap memanfaatkan gelap malam untuk beraksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua ruas jalan yang dikenal memiliki tingkat mobilitas tinggi dan potensi kerawanan, yakni Jl. Raya Badodon Kelurahan Sukabakti dan Jl. Raya Cukanggalih Desa Cukanggalih, menjadi fokus utama pengawasan dan pengendalian.
IPDA Edison menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan strategi preventif yang dirancang untuk mematahkan niat pelaku kejahatan sebelum sempat beraksi, sekaligus memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat.
“Keamanan bukan soal menunggu kejadian, tapi memastikan kejadian itu tidak pernah terjadi. Itulah esensi Operasi Cipta Kondisi,” tegasnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, terkendali, dan kondusif. Kehadiran personel Polsek Curug di lapangan tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi simbol perlindungan dan ketenangan bagi warga yang masih beraktivitas di malam hari.
Operasi ini sekaligus menegaskan komitmen Polsek Curug Polres Tangerang Selatan dalam membangun kepercayaan publik, menghadirkan rasa aman tanpa kompromi, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah secara berkelanjutan.
Karena bagi Polsek Curug, keamanan bukan sekadar tugas, melainkan tanggung jawab yang dijaga bahkan saat masyarakat tertidur.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur






