Diduga Mobil Dinas Milik Inspektorat Kabupaten Tangerang Alami Kecelakaan Beruntun, Dihari Libur Kerja

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Tangerang | Mobil Toyota Rush bernomor polisi A 1172 W diduga milik Dinas Inspektorat Kabupaten Tangerang terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Serang KM 19, depan Dealer Honda Mancung motor, Desa Sukanagara, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Banten. Minggu (14 /01/2024).

Dalam insiden kecelakaan tersebut diduga mobil milik dinas inspektorat kabupaten Tangerang yang dikendarai Haji Samsudin terlihat rusak parah dibagian depan hingga naik ke trotoar.

Kendaraan Dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga milik inspektorat tersebut seharusnya digunakan untuk urusan kedinasan, bukan digunakan pada hari Minggu atau hari libur dan tanggal merah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu merujuk pada Keppres Nomor 68 Tahun 1995, kendaraan dinas hanya boleh digunakan saat hari kerja dan ASN yang menggunakan wajib menggunakan seragam.

Hari kerja yang dimaksud adalah Senin hingga Kamis pukul 07.30-16.00. Namun, pengaturan hari kerja tersebut dapat disesuaikan instansi masing-masing.

Baca juga:  FORMI Guncang LPTQ Kabupaten Tangerang: Sorotan Tajam Dugaan Carut-Marut MTQ dan Tuntutan Transparansi Anggaran

Di Lokasi kejadian, terlihat juga mobil pribadi Toyota Rush bernomor polisi B 1356 CKH diduga milik warga Cipondoh kota Tangerang rusak parah di bagian samping hingga ban belakangnya pecah. Sehingga kedua kendaraan tersebut diderek oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dibawa ke polresta Tangerang untuk di tindak lanjuti.

Menurut beberapa warga yang melihat insiden tersebut, kejadian itu begitu cepat dan melibatkan 3 unit kendaraan roda 4, serta 1 unit kendaraan roda 2. Namun beruntung, dalam insiden itu tidak menelan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja ada penumpang ibu-ibu dan pengendara sepeda motor yang luka ringan,” Ujar warga yang enggan disebutkan namanya di lokasi.

Menurut warga, ibu-ibu yang berada dalam mobil bernomor polisi B 1356 CKH mengalami memar dibagian kepala dan sudah dilarikan ke rumah sakit Selaras Bojong, sedangkan untuk pengendara sepeda motor sudah diberikan ganti rugi 200 ribu rupiah untuk biaya urut.

Baca juga:  Polres Tangsel Gandeng Bulog, Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Curug Kulon

“Ibu-ibu nya sudah dibawa ke rumah sakit Selaras, untuk pengendara motor diberikan uang Dua Ratus Ribu Rupiah,” Kata warga.

Disisi lain, pengendara mobil Xenia yang juga terlibat kecelakaan beruntun tersebut mengungkapkan bahwa sebelum kejadian tersebut terjadi, dirinya mengendarai kendaraan roda 4 milik saudaranya itu beriringan di belakang mobil Toyota Rush dari arah Balaraja menuju Cikupa.

Tiba-tiba ada mobil Toyota Rush lain berlawanan arah diduga menggunakan pelat merah melaju dari arah Cikupa menuju arah Balaraja dengan kecepatan tinggi sehingga kecelakaan tersebut tidak bisa terelakan.

“Saya di belakang mobil Toyota Rus, tiba-tiba ada mobil melawan arus, saya kaget dan berusaha menghindari mobil di depan, untung cuma spion mobil saya yang kena, kalau mobil dua itu parah rusaknya,” Kata Dandi pengemudi mobil Daihatsu Xenia kepada wartawan.

Baca juga:  Polsek Curug Gelar Operasi Cipta Kondisi di Tiga Titik Perbatasan, Perketat Pengawasan dan Tekan Aksi Kejahatan Jalanan

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang yang juga berada di lokasi kejadian saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara rinci terkait kecelakaan itu, Ia mengaku hanya diperintahkan pimpinan untuk menderek kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut agar tidak mengalami kemacetan panjang.

“Saya hari ini sedang tidak tugas bank, berhubung perintah pimpinan saya langsung ke lokasi untuk mengurai kemacetan agar tidak mengganggu ketertiban umum, terkait mobil plat merah tersebut menurut informasi pengemudinya pernah bertugas di dishub, tapi sekarang di inspektorat, kalau tidak salah namanya Haji Samsudin,” Ucap Ade Herman yang sering disapa Odel tersebut.

Sampai berita ini diterbitkan, Dinas Inspektorat Kabupaten Tangerang belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Red

Berita Terkait

Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya
Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong
Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku
Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral
Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons
Aksi Damai Warga Kadu Jaya Menggema, Tuntut Keadilan dan Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum
Tak Lagi Menunggu, Korban Rumah Ambruk di Curug Kulon Akhirnya Dapat Bantuan
Atap Ambruk, Warga Curug Kulon Terlantar Menunggu Bantuan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:48

Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:34

Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:14

Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:49

Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral

Senin, 4 Mei 2026 - 15:50

Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons

Berita Terbaru