Kolaborasi Polri dan Kemenimipas Tingkatkan Upaya Pemberantasan Korupsi

Minggu, 23 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Jakarta | Dalam upaya strategis meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto beserta jajaran menteri.

Pertemuan yang berlangsung ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polri dan Imipas dalam mengatasi permasalahan peredaran narkoba yang semakin mengancam proses rehabilitasi di Lapas.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Imipas menyampaikan keprihatinannya terkait meningkatnya peredaran gelap narkoba di dalam lingkungan lapas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Razia yang kami lakukan butuh dukungan dari jajaran Kepolisian, karena personel kami sangat terbatas,” ungkap Menteri Agus Andrianto dengan tegas.

Baca juga:  Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Revolusi Ekonomi Desa dalam Satu Tahun Prabowo–Gibran

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan Asta Cita Presiden, yakni pemberantasan peredaran narkoba secara menyeluruh, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.

Data terbaru mengungkapkan bahwa sebanyak 313 narapidana telah dipindahkan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Maximum Security Nusa Kambangan karena diduga terlibat dalam pengendalian peredaran narkoba di Lapas. Langkah pemindahan tersebut diharapkan dapat menjadi inisiatif awal guna menekan laju peredaran narkoba serta meningkatkan efektivitas pembinaan warga binaan.

Selain itu, Menteri Agus juga menyampaikan program-program inovatif yang telah disiapkan di Nusakambangan, antara lain kegiatan ketahanan pangan yang nantinya diharapkan menjadi model pembinaan dan pelatihan bagi narapidana.

Baca juga:  Masyarakat Apresiasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Program tersebut mencakup pengembangan sektor perikanan, pertanian, dan peternakan terpadu, serta rencana pengembangan pembudidayaan tambak udang sebagai inovasi unggulan untuk mendukung kemandirian Lapas.

Tak hanya membahas operasional, pertemuan tersebut juga menyoroti penerbitan surat edaran yang menginstruksikan seluruh Lapas untuk menerapkan tindakan kooperatif dengan aparat penegak hukum dalam penyelidikan tindak pidana narkoba.

Surat edaran ini dirancang guna mendorong respons cepat dan sinergi antar instansi, sehingga langkah-langkah pencegahan dapat terlaksana secara efektif. Menteri Agus menekankan pentingnya membangun hubungan erat antara petugas lapas dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar penegakan hukum semakin optimal dan terintegrasi.

Kapolri menyatakan kesiapan Polri untuk memberikan dukungan penuh dalam operasi anti-narkoba di lingkungan Lapas.

Baca juga:  Pemerintah Dorong Danantara Kolaborasi Dengan Temasek Garap Energi Hijau

“Terkait dengan razia di lapas, kami siap memberikan dukungan 1×24 jam. Kami juga akan melakukan evaluasi tiga bulan ke depan terkait pemindahan narapidana ke Nusakambangan, dengan harapan grafik penyebaran narkoba dapat menurun secara signifikan,” ujarnya.

Kolaborasi intensif antara Polri dan Imipas ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan nasional serta menciptakan lingkungan lapas yang kondusif bagi proses rehabilitasi. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya menekan angka peredaran narkoba, tetapi juga meningkatkan kualitas pembinaan bagi narapidana, sehingga mereka dapat memperoleh kesempatan untuk memulai lembaran baru yang lebih produktif dan berintegritas.

Berita Terkait

Pemerintah Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 2.600 Hunian Tetap Pascabencana di Sumatera
Haru TNI Awak Heli Pengantar Logistik saat Diberi Sepikul Durian dari Warga Terisolasi Gayo Lues
Nataru, Pemerintah Imbau Warga Pantau Peringatan Cuaca dari BMKG
Prabowo: Di Tengah Perayaan Natal, Bangsa Indonesia Tak Lupakan Saudara Terdampak Bencana
Prabowo: Natal adalah Momentum Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Rayakan Natal, Polri Ubah Posko Pengungsian Jadi Gereja di Sumut
Pemulihan Pascabencana Terus Berjalan, TNI Dikerahkan Buka Akses Jalan di Kabupaten Agam
Prabowo Takjub Kejagung Selamatkan Rp6,6 T: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:15

Pemerintah Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 2.600 Hunian Tetap Pascabencana di Sumatera

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:13

Haru TNI Awak Heli Pengantar Logistik saat Diberi Sepikul Durian dari Warga Terisolasi Gayo Lues

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:00

Nataru, Pemerintah Imbau Warga Pantau Peringatan Cuaca dari BMKG

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:58

Prabowo: Di Tengah Perayaan Natal, Bangsa Indonesia Tak Lupakan Saudara Terdampak Bencana

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:55

Prabowo: Natal adalah Momentum Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terbaru