HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang Selatan – Aroma tak sedap mulai tercium dari pengerjaan proyek jalan betonisasi, di Kawasan Serpong Bebek SK Buttercup Melati Mas Jl.Villa Melati Mas Raya Blok N1 no.3 Jelupang Serpong Utara, Kota Tangerang selatan, Sabtu (15/11/2025).
Proyek yang diduga “siluman” ini karena minimnya plang informasi, seperti papan rambu, dan Papan Keterbukaan Informasi Publik, (KIP), bahkan parahnya lagi saat pengerjaan tidak di awasi oleh Konsultan Pengawas dan Pelaksana Proyek.
Menurut keterangan warga setempat, yang enggan di sebutkan nama nya, mengaku tak puas dengan proyek dikerjakan oleh kontraktor. Sebab, terkesan asal – asalan.
“Saya tak puas, atas pengerjaannya proyek ini, bahkan permintaan yang kami sampaikan ke pihak pekerja di abaikan,” Ucap warga kepada awak media.
Dugaan pengerjaan “asal jadi” diperkuat dengan penampakan hasil proyek yang dinilai jauh dari standar kelayakan. Ketebalan material dan teknik pengerjaan dipertanyakan, memicu kekhawatiran bahwa proyek ini hanya akan membuang anggaran tanpa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kalau memang ini perbaikan atau pembangunan, harusnya transparan. Kualitasnya harus bisa di pertanggung jawabkan. Jangan sampai uang rakyat dipakai untuk proyek ‘abu-abu’ yang cuma bertahan seumur jagung,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak terkait dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan, maupun kontraktor yang dapat dimintai konfirmasi terkait identitas proyek, sumber anggaran, dan spesifikasi teknis pengerjaannya.
Keberadaan proyek “siluman” yang minim pengawasan, saat wartawan mau mengkonfirmasi yang ada disana yang dianggap pengawasnya bungkam dan pergi dari wartawan dan terkesan ditutup-tutupi.
saling melempar bahwa pengawas nya berinisial Axxx dan ini mendesak aparat terkait untuk segera turun tangan melakukan audit dan memastikan tidak ada praktik curang yang merugikan masyarakat di Bebek SK Buttercup Melati Mas Jl.Villa Melati Mas Raya Blok N1 no.3 Jelupang Serpong Utara, Kota Tangerang selatan.
Penulis : Lulu
Editor : Redaktur






