Pagi Mencekam di Poris: Commuter Line Basoetta Tabrak Truk, Layanan Lumpuh, Penumpang Berpacu dengan Waktu

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM |Tangerang – Fajar baru saja menyingsing ketika dentuman keras memecah ketenangan di perlintasan sebidang JPL 21 Rawa Buaya–Batuceper, Poris, Kota Tangerang, Jumat (20/2/2026).

Rangkaian Commuter Line Basoetta tujuan Bandara Soekarno-Hatta menabrak sebuah truk yang melintas, menyebabkan kereta keluar jalur dan menghentikan denyut perjalanan di lintas tersebut.

Insiden terjadi sekitar pukul 06.05 WIB. Dalam hitungan menit, petugas bergerak cepat mengevakuasi seluruh penumpang dan kru.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi,” ujarnya.

Baca juga:  Dua Satpam SMKN 9 Kabupaten Tangerang Jadi Korban Kekerasan, Polisi Buru Pelaku

Kereta yang terdampak diketahui merupakan KA 806 relasi Duri–Bandara Soekarno-Hatta.

Layanan Berubah, Ribuan Perjalanan Terganggu

Benturan tersebut membuat rangkaian anjlok dan menghalangi jalur, memaksa operator melakukan rekayasa pola operasi.

Perjalanan Commuter Line Tangerang untuk sementara hanya melayani relasi hingga Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri. Sementara itu, perjalanan Basoetta dari arah bandara hanya sampai Stasiun Batuceper sebelum kembali lagi ke Bandara Soekarno-Hatta.

Sejumlah perjalanan mengalami perubahan pola operasi, bahkan beberapa dinyatakan batal. Koordinasi intensif dilakukan dengan KAI Daop 1 Jakarta untuk mengirimkan kereta penolong dan mempercepat proses evakuasi rangkaian.

Transportasi pengganti juga disiapkan bagi penumpang yang mengejar penerbangan pagi.

Penumpang Berpacu dengan Waktu

Di Stasiun Tangerang, wajah-wajah cemas terlihat di antara kerumunan penumpang yang terdampak. Sebagian harus mencari moda alternatif, sebagian lain memilih menunggu kepastian.

Habibi, salah satu pengguna jasa kereta menuju Stasiun Duri, mengaku harus memutar rute perjalanannya.

“Pasti akan terlambat saya kerja. Harus naik kendaraan umum ke Stasiun Rawa Buaya dulu, tapi jalan juga banjir di mana-mana,” keluhnya.

Hujan yang mengguyur sejak dini hari memperparah situasi, membuat perjalanan darat pun tidak sepenuhnya lancar.

Alarm Keras Keselamatan Perlintasan

Insiden ini kembali menjadi pengingat keras tentang pentingnya disiplin dan keselamatan di perlintasan sebidang. Meski tidak menelan korban jiwa, dampaknya menjalar luas—menghambat mobilitas pekerja, calon penumpang pesawat, hingga aktivitas ekonomi pagi hari.

Petugas masih berjibaku di lokasi untuk menormalisasi jalur. Targetnya jelas: memastikan perjalanan kembali aman dan terkendali secepat mungkin.

Di tengah gangguan dan kepanikan, satu hal patut dicatat—keselamatan seluruh penumpang tetap terjaga. Dan pagi di Poris menjadi saksi, betapa satu insiden di rel dapat mengguncang ritme kota dalam sekejap.

Baca juga:  Jelang Ramadhan 1447 H, Operasi Cipta Kondisi Polsek Curug Pastikan Wilayah Aman dan Kondusif

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Bawa Nama SMAN 32, KBM Akui Legalitas Masih Dalam Proses
Bantu Mediasi Kasus Kecelakaan, Pimpinan Redaksi BantenNet Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Serpong
Diduga Dipukul dengan Helm, Dua Warga Curug Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Matel
Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya
Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong
Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku
Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral
Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:16

Bawa Nama SMAN 32, KBM Akui Legalitas Masih Dalam Proses

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:53

Bantu Mediasi Kasus Kecelakaan, Pimpinan Redaksi BantenNet Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Serpong

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:55

Diduga Dipukul dengan Helm, Dua Warga Curug Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Matel

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:48

Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:34

Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong

Berita Terbaru

Pemerintahan

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 15 Jul 2026 - 07:57