HARIANPAGI.COM, TANGERANG | Viral di media sosial ternyata tak selalu berbanding lurus dengan tindakan di lapangan. Hal itu dirasakan warga Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Tumpukan sampah yang begitu “megah” masih terlihat di sisi jalan raya hingga Kamis, 26 Maret 2026, meski sehari sebelumnya telah diabadikan dalam video yang tersebar luas.
Jika melintasi Jalan Salembaran menuju Kampung Melayu, pengguna jalan akan disuguhi pemandangan yang “menyegarkan” mata—dalam tanda kutip yang sangat tebal. Di sepanjang ruas jalan tersebut, tumpukan sampah membentang panjang, terdiri dari kantong plastik warna-warni, sisa makanan, hingga limbah rumah tangga yang bercampur menjadi satu.
Kondisi tersebut semakin parah dengan adanya genangan air yang bercampur lindi dari sampah. Jalanan di sekitar lokasi menjadi licin, sementara air keruh mengalir hingga ke badan jalan, menyerupai parit dadakan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video yang beredar di media sosial, seorang warga bernama Ardiansyah menyampaikan sindiran terhadap kondisi tersebut.
“Haduuh, Tangerang semakin gemilang, Tangerang semakin gemilang,” ujarnya dengan nada sarkastik.
Ia juga menyoroti belum adanya penanganan, meskipun disebutkan bahwa pejabat daerah sempat melintas di lokasi tersebut.
“Ini di Kabupaten Tangerang begini amat, katanya kemarin Bupati Tangerang baru lewat sini, mana, gak dibersihin,” tambahnya.
Hingga Kamis siang, belum terlihat adanya upaya penanganan di lokasi. Tidak tampak petugas kebersihan maupun armada pengangkut sampah yang melakukan pembersihan. Tumpukan sampah masih berada di tempatnya, bahkan mulai mengganggu arus lalu lintas karena memakan sebagian badan jalan.
Selain mengganggu estetika, kondisi ini juga menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat. Warga sekitar dan pengguna jalan terpaksa menghadapi dampak tersebut, termasuk potensi risiko kesehatan akibat lingkungan yang tidak higienis.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait respons dan penanganan dari pihak terkait. Harapan pun muncul agar permasalahan ini segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.
Penulis : Red






