HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, Polsek Curug Polres Tangerang Selatan kembali menggelar Operasi Cipta Kondisi pada Senin malam, (24/11/2025.hingga selesai.
Operasi ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam mencegah berbagai bentuk gangguan Kamtibmas yang kerap meningkat pada malam hari.
Operasi dipimpin langsung oleh IPTU M. Either Yusran, S.H., M.H., yang memimpin sebanyak 10 personel Polsek Curug untuk turun ke lapangan melakukan patroli, monitoring, dan penertiban di wilayah rawan kriminalitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam giat ini, Polsek Curug memusatkan perhatian pada sejumlah potensi kejahatan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari, Aksi kejahatan jalanan, 3C (Curas, Curat, Curanmor), Tawuran remaja, Balap lari liar, Kelompok geng motor, Serta memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.
Menurut IPTU M. Either Yusran, intensifikasi operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran polisi dalam menjawab keresahan masyarakat serta bagian dari komitmen Polsek Curug untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Kegiatan Operasi Cipta Kondisi adalah upaya rutin dan terukur. Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan hadirnya Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan,” ujar IPTU Yusran di sela kegiatan.
Dalam pelaksanaan operasi ini, personel melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang dikenal memiliki potensi kerawanan tinggi, di antaranya, Jl. Diklat Pemda perbatasan Kelapa Dua, Jl. Griya Karawaci, SPBU Gita Jl. STPI Curug (perbatasan Legok)
Di lokasi-lokasi tersebut, personel melakukan pemeriksaan, patroli dialogis, serta memberikan imbauan kepada masyarakat maupun pengendara untuk tetap menjaga keamanan diri dan lingkungan sekitar.
Kehadiran polisi pada jam-jam rawan kejahatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga mengaku lebih tenang dan nyaman mengetahui Polsek Curug aktif melakukan patroli dan penindakan, sehingga potensi tindak kriminal dapat ditekan.
Selain itu, komunikasi antara aparat dan masyarakat juga semakin terbentuk melalui interaksi langsung di lapangan. Polisi memberikan informasi terkait langkah-langkah pencegahan kejahatan, sementara masyarakat memberikan masukan terkait titik rawan dan aktivitas yang dianggap mengkhawatirkan.
Operasi Cipta Kondisi ini merupakan bentuk sinergi dan kesiapsiagaan berkelanjutan dari jajaran Polsek Curug. Tindakan tegas akan diberikan terhadap para pelaku kejahatan, terutama geng motor, aksi tawuran, dan balapan liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
IPTU M. Either Yusran menegaskan bahwa langkah ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan. Wilayah Curug harus tetap menjadi tempat yang aman untuk tinggal, bekerja, dan beraktivitas. Operasi seperti ini akan terus kami intensifkan,” tambahnya.
Polsek Curug juga terus mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau adanya potensi gangguan Kamtibmas. Kerja sama aktif antara masyarakat dan aparat menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman.






