Datangi Mapolresta Tangerang, Masa PSHT Minta Oknum LSM Pelaku Pembacokan Secepatnya Ditangkap

Sabtu, 22 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Insiden berdarah yang terjadi di lingkungan SMKN 9 Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu kini kian memanas. Pasalnya hingga detik ini terduga pelaku penganiayaan yang merupakan oknum dari anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) statusnya masih dalam pencarian aparat Kepolisian.

Oleh sebab itu, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berbondong-bondong mendatangi Mapolresta Tangerang sebagai bentuk aksi solidaritas menuntut keadilan. Bahwa mereka meminta kepada Aparat Kepolisian agar segera melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang telah melakukan penganiayaan berujung penusukan terhadap anggotanya. Sabtu, 22/03/2025.

Baca juga:  Lampu Pos Kamling Tak Pernah Padam - Begitu Juga Semangat Warganya

Banjir Supriyatna, Wakil Ketua I Bidang Organisasi PSHT Cabang Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa kedatangannya di Mapolresta Tangerang tak lain adalah berupaya mendesak Aparat Kepolisian untuk secepatnya memburu terduga pelaku yang diketahui statusnya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami datang kesini berdasarkan panggilan hati, karena yang menjadi korban ini adalah saudara kami dari PSHT. Bilamana kasus ini belum ada titik terang dan pelaku tak kunjung juga ditangkap, maka kami akan terus mengadakan aksi serupa dengan jumlah masa yang lebih besar tentunya,” jelasnya.

Baca juga:  Gebrak Karawaci! PT BSM Gandeng Ratusan Media Siber untuk Sulap Wajah Baru Tangerang

Ditegaskan Banjir, tidak ada yang namanya berdamai ataupun mediasi. Terduga pelaku dari oknum anggota LSM tersebut harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tegaskan tidak ada kata damai, semuanya lanjut, tangkap dan proses hukum para pelaku,” ujar Banjir kepada Wartawan.

Sementara, Kasat Intelkam Polresta Tangerang Kompol R. Moch Sofyan, SH saat menjumpai kerumunan masa PSHT dia menyampaikan bahwa pihak Kepolisian akan terus berupaya dalam melakukan pencarian dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memburu para terduga pelaku.

Baca juga:  Api Menghanguskan Mimpi: Kebakaran Melanda Peternakan Ayam Petelur di Desa Curug Wetan

“Kami mohon maaf apabila sampai saat ini terduga pelaku belum tertangkap, anggota kami sedang berusaha melakukan pengejaran, kami harap semuanya bersabar, posisinya sekarang sudah di Pulau Sumatra, pada intinya rekan-rekan percayakan kepada kami, bahwa pihak Kepolisian tidak akan tinggal diam dan berhenti melakukan pencarian,” ungkap R. Moch Sofyan. (Yadi)

Penulis : Tim / Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya
Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong
Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku
Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral
Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons
Aksi Damai Warga Kadu Jaya Menggema, Tuntut Keadilan dan Tolak Dokumen Diduga Cacat Hukum
Tak Lagi Menunggu, Korban Rumah Ambruk di Curug Kulon Akhirnya Dapat Bantuan
Atap Ambruk, Warga Curug Kulon Terlantar Menunggu Bantuan
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:48

Muncul Klaim Aset TNI AD dalam Surat BPN, Warga Rancagong Pertanyakan Legalitasnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:34

Geger Pasar Kemis! Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Dalam Kontrakan, Warga Sempat Mengira Pocong

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:14

Heboh Tawuran Remaja di Curug Wetan, Satu Remaja Luka Akibat Sajam, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:49

Ramai di Internet, Polisi Curug Ungkap Fakta Sebenarnya di Balik Video Viral

Senin, 4 Mei 2026 - 15:50

Dugaan Kerja Sama Fiktif, PT UBM Layangkan Somasi Dua Kali Tanpa Respons

Berita Terbaru