HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Dukungan moral terus mengalir kepada Ketua RW 03 Kampung Cijengir, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dari berbagai elemen masyarakat. Di tengah dinamika pemberitaan yang berkembang, warga justru tampil memberikan pembelaan dan menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan yang dinilai partisipatif dan berpihak kepada kepentingan bersama.
Beragam tokoh masyarakat, pemuda, hingga pengurus Karang Taruna menyatakan bahwa Ketua RW selama ini dikenal sebagai pribadi yang terbuka, peduli, dan konsisten dalam memperjuangkan kemajuan lingkungan. Mereka menegaskan bahwa figur Ketua RW bukanlah sosok baru dalam kerja-kerja sosial. Bahkan jauh sebelum menjabat secara resmi, ia sudah aktif membantu warga dan turut membiayai perbaikan infrastruktur dasar di lingkungan mereka.
Asmanto, salah satu tokoh masyarakat RW 03, mengatakan bahwa Ketua RW merupakan figur yang tidak segan mengorbankan waktu, tenaga, hingga dana pribadi demi kemajuan wilayah. Ia menilai apa yang dilakukan Ketua RW mencerminkan ketulusan dan semangat pengabdian yang nyata. “Kami sangat mengenal beliau. Sosoknya ramah, peduli, dan sangat bermasyarakat. Beliau telah banyak membantu, bahkan sebelum menjabat sebagai Ketua RW. Beberapa perbaikan seperti gorong-gorong dan jalan lingkungan ia biayai secara pribadi,” ujar Asmanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal senada disampaikan Idris dari Sub Karang Taruna RW 03. Ia menilai setiap langkah pembangunan di lingkungan tersebut selalu dilandasi musyawarah bersama warga. Termasuk dalam hal penggunaan dana dari kontribusi pengusaha lokal yang selama ini dikelola secara terbuka dan digunakan demi kepentingan umum. “Kami menyayangkan pemberitaan yang muncul tanpa konfirmasi langsung. Ketua RW kami selalu mengedepankan musyawarah. Tidak ada keputusan yang diambil sepihak. Semua yang dilakukan adalah hasil mufakat bersama warga,” tegasnya.
Marsyad, Ketua Pemuda RT 06, turut menyampaikan bahwa Ketua RW sudah lama dikenal aktif dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Ia berharap suasana dapat kembali kondusif agar program-program positif yang telah dirancang bisa dilanjutkan tanpa gangguan. “Beliau sudah aktif membantu warga jauh sebelum menjabat resmi. Kami semua tahu kegiatan dan pembangunan selalu dibahas bersama. Harapannya, polemik ini segera selesai agar fokus kembali ke pembangunan,” tuturnya.
Gelombang dukungan ini memperlihatkan bahwa warga RW 03 memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga keharmonisan lingkungan serta menghargai kerja nyata yang telah dilakukan pemimpinnya. Mereka berharap seluruh dinamika yang terjadi bisa dihadapi secara arif, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah, keterbukaan, dan kebersamaan. (Seni)






