‎Proyek SPAL Batu Kali di Kp. Kadaung RW 05, Rancagong Yang Diduga Asal Jadi‎

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Proyek pemeliharaan saluran air (SPAL) batu kali di Kp. Kedaung RW 05, Desa Rancagong, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan. Pasalnya, pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Kurnia Berkah Abadi dengan nilai Rp99.650.000,00 itu diduga tidak sesuai spesifikasi teknis maupun kualitas standar.

‎Pantauan di lapangan memperlihatkan, pemasangan batu kali hanya menempel di tanah tanpa menggunakan lapisan dasar (sepatu). Kondisi tersebut jelas tidak sesuai dengan standar konstruksi saluran air yang seharusnya memiliki pondasi kokoh agar tidak mudah rusak.

Baca juga:  Madrasah Bani Bakri Kp. Ciodeng Gelar Haflah Mubarokah (Taswiran)

Selain itu, proyek tersebut juga disorot karena pekerja tidak dilengkapi alat keselamatan kerja (K3). Dugaan pun menguat bahwa pihak kontraktor mengurangi material dan prosedur kerja untuk meraup keuntungan lebih besar.

‎“Seharusnya pihak kontraktor bekerja profesional dan mematuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Namun kenyataannya proyek ini terkesan dikerjakan asal-asalan dan terlihat menghemat material,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

‎Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja di lokasi mengatakan,

‎“Kami hanya pekerja, Pak. Soal teknis tanya saja ke pelaksananya.”

‎Di sisi lain, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GNP-Tipikor turut angkat bicara. Mereka menilai proyek tersebut sarat kejanggalan dan patut ditelusuri lebih jauh.

‎“Kami sudah meninjau langsung ke lokasi dan menemukan banyak kejanggalan, mulai dari tidak adanya pondasi dasar hingga kualitas pemasangan yang diragukan. Kami akan segera menyampaikan laporan resmi ke Inspektorat dan instansi terkait agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Yasin Supriatna, perwakilan GNP-Tipikor Kabupaten Tangerang.

‎LSM tersebut juga menyoroti lemahnya pengawasan dari pihak terkait, yang seharusnya memastikan pekerjaan berjalan sesuai aturan dan spesifikasi teknis.

‎“Kalau pengawasan ketat, mustahil pekerjaan seperti ini bisa lolos. Kami minta aparat terkait segera turun tangan,” tambah Yasin.


Rizky Amalia Rachmawati

Penulis : Rizky Amalia Rachmawati

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Proyek Hotmix di Legok Diduga Bermasalah Camat Legok Harus Tindak Tegas
Operasi Cipta Kondisi, Polsek Curug Perketat Pengawasan dan Amankan Kendaraan Tanpa Surat
Prabowo Cek Langsung Tapanuli Tengah: Kapal Besar Sudah Masuk Sibolga, Hercules Dikerahkan Tiap Hari
Bhabinkamtibmas Kadu Jaya Lakukan Sambang Pos Kamling Terpadu, Perkuat Kesiapsiagaan Warga di Malam Hari
Perayaan HUT SMPN 1 Legok Ke 42 Disambut Meriah Oleh Para Dewan Guru, Komite Sekolah dan Para Siswa-siswi SMPN 1 Legok
Terjadi Lagi…!! Proyek Hotmix Yang Digelar di Kp. Rancagong Yang Tanpa Pengawasan Dari Mandor Dan Pelaksana Lapangan
MIRISSS….! Proyek Betonisasi di Dasana Indah RT 004/015 Diduga Tanpa Pengawasan dan Asal Jadi
Betonisasi Jalan Raya Panongan Dikeluhkan Warga: Penutupan Total Dinilai Rugikan Banyak Pihak
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:28

Proyek Hotmix di Legok Diduga Bermasalah Camat Legok Harus Tindak Tegas

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:24

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Curug Perketat Pengawasan dan Amankan Kendaraan Tanpa Surat

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:12

Prabowo Cek Langsung Tapanuli Tengah: Kapal Besar Sudah Masuk Sibolga, Hercules Dikerahkan Tiap Hari

Minggu, 30 November 2025 - 16:34

Bhabinkamtibmas Kadu Jaya Lakukan Sambang Pos Kamling Terpadu, Perkuat Kesiapsiagaan Warga di Malam Hari

Minggu, 30 November 2025 - 11:38

Perayaan HUT SMPN 1 Legok Ke 42 Disambut Meriah Oleh Para Dewan Guru, Komite Sekolah dan Para Siswa-siswi SMPN 1 Legok

Berita Terbaru