Warga Pesisir Antusias Nantikan Bengkel Kapal dan Pabrik Es Kampung Nelayan Merah Putih

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Bantul | Nelayan di Pantai Baru dan Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), begitu antusias menanti rampungnya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Fasilitas yang paling mereka nantikan adalah bengkel kapal dan pabrik es.

Sarmidi, Ketua Kelompok Nelayan Pantai Baru, berharap hadirnya KNMP dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

“Dapat bantuan kapal, jaring, mesin. Nelayan juga nanti jual ikan enggak jauh. Yang paling ditunggu ya pabrik es dan bengkel,” kata Sarmidi di Pantai Baru, Srandakan, Bantul, Jumat (21/11).

Pembangunan KNMP Bantul saat ini telah mencapai 55 persen dan terus dikebut agar dapat segera beroperasi. Sejumlah fasilitas disiapkan, antara lain tambatan perahu dan turap, shelter pendaratan ikan (TPI), docking kapal perikanan, serta bengkel mesin kapal.

Sarmidi menegaskan bahwa keberadaan bengkel kapal sangat urgent bagi nelayan. Selama ini, jika mesin kapal rusak, proses perbaikannya memakan waktu karena harus dibawa ke Cilacap.

Baca juga:  Pemerintah Targetkan Kontribusi Proyek Hilirisasi pada Industrialisasi Berkelanjutan

“Kalau mesin rusak, otomatis harus ke bengkel. Sekarang ini kalau mesinnya benar-benar rusak, ya dibawa ke Bipo atau ke Cilacap,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran KNMP benar-benar memberi dampak nyata bagi nelayan dan masyarakat pesisir. Menurutnya, seluruh nelayan di Srandakan sangat antusias dengan program yang diinisiasi Presiden Prabowo tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan 65 Kampung Nelayan Merah Putih selesai dibangun pada 2025. Target ini merupakan bagian dari rencana pembangunan 100 kampung nelayan di seluruh Indonesia pada tahun yang sama. Tahap pertama mencakup 65 lokasi sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 55 Tahun 2025, sementara 35 lokasi lainnya sedang dalam proses pengusulan untuk tahap kedua.

Baca juga:  Nataru, Pemerintah Imbau Warga Pantau Peringatan Cuaca dari BMKG

“Teman-teman semua antusias. Untuk Pak Presiden Prabowo semoga sehat selalu dan terus memperhatikan masyarakat kecil, nelayan seperti kami. Untuk Pak Trenggono (Menteri KKP) juga semoga sehat selalu,” tutupnya.

Berita Terkait

Partai Gerindra PAC Kelapa Dua Ikut Meramaikan Acara May Day di Monas Jakarta
Ciderai Demokrasi, Tokoh Lintas Profesi Kecam Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Pemerintah Sah
Jasa Raharja Kawal One Way Nasional 2026, Sinergi Lintas Sektor Demi Mudik Aman dan Lancar
Pengembangan Energi di Papua untuk Ketahanan Nasional, Film “Pesta Babi” Sarat Provokasi
Hilirisasi Sawit dan Bauksit Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia
Presiden Prabowo Perkuat Pembangunan SDM Lewat Sekolah Rakyat Terintegrasi
Pemerintah Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 2.600 Hunian Tetap Pascabencana di Sumatera
Haru TNI Awak Heli Pengantar Logistik saat Diberi Sepikul Durian dari Warga Terisolasi Gayo Lues
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:29

Partai Gerindra PAC Kelapa Dua Ikut Meramaikan Acara May Day di Monas Jakarta

Rabu, 8 April 2026 - 11:46

Ciderai Demokrasi, Tokoh Lintas Profesi Kecam Ajakan Saiful Mujani Gulingkan Pemerintah Sah

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:18

Jasa Raharja Kawal One Way Nasional 2026, Sinergi Lintas Sektor Demi Mudik Aman dan Lancar

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:24

Pengembangan Energi di Papua untuk Ketahanan Nasional, Film “Pesta Babi” Sarat Provokasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:15

Hilirisasi Sawit dan Bauksit Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia

Berita Terbaru