HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Bojong Nangka dalam menangani dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Senin sore (30/03/2026).
Lurah Bojong Nangka, Elvine Palestine, turun langsung ke lokasi bersama Ketua LPMK dan jajaran untuk menyambangi warga sekaligus memastikan penanganan pohon tumbang berjalan cepat dan efektif.
Proses evakuasi dan pembersihan dilakukan pada Selasa (31/03/2026) di wilayah RW 17 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD Sektor Kelapa Dua, PLN, DLHK, serta partisipasi aktif warga setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di wilayah Bojong Nangka terdapat kurang lebih 9 titik pohon tumbang. Selain itu, ada beberapa atap rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Lurah Elvine.
Ia menjelaskan, penanganan dilakukan secara terpadu. Tim BPBD fokus pada pemotongan dan evakuasi pohon tumbang, PLN menangani kabel listrik yang terdampak, sementara DLHK akan melanjutkan pembersihan sisa material.
“Beberapa kabel listrik sempat terputus, sehingga kami langsung berkoordinasi dengan PLN. Untuk sisa potongan pohon, DLHK dijadwalkan akan melakukan pembersihan lanjutan,” tambahnya.
Lurah Elvine juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPBD, PLN, DLHK, serta warga yang telah bergotong royong membantu membersihkan lingkungan. Saya juga menginstruksikan kepada para Ketua RW agar melakukan penataan lingkungan, khususnya pemangkasan pohon-pohon besar guna mencegah kejadian serupa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua RW 017, Diah Iskandar, turut menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dari pemerintah dan pihak terkait.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kelurahan dan semua instansi yang telah membantu penanganan pohon tumbang di lingkungan kami. Kehadiran mereka sangat membantu warga,” ujarnya.
Fenomena cuaca ekstrem belakangan ini memang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Hujan lebat disertai angin kencang tidak hanya menyebabkan pohon tumbang, tetapi juga merusak infrastruktur seperti papan reklame serta atap rumah warga.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, serta melakukan langkah pencegahan seperti memangkas pohon yang berisiko tumbang.
Penulis : Jumroni
Editor : Redaktur






