
Tangerang, HARIANSINARPAGI.COM – Bea Cukai Tangerang menggelar Sosialisasi Anti Gratifikasi yang dirangkaikan dengan Kick Off Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kegiatan yang dihadiri oleh pengguna jasa, pelaku usaha, UMKM binaan, serta pegawai Bea Cukai Tangerang tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya integritas sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan diawali dengan sosialisasi anti gratifikasi yang disampaikan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Indriya Karyadi, dengan tema “Peran Masyarakat dalam Peningkatan Budaya Integritas di Lingkungan Kementerian Keuangan.” Dalam paparannya, Indriya menekankan bahwa upaya mewujudkan birokrasi yang bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab instansi pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat dan pengguna jasa.
“Pembangunan Zona Integritas tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat, termasuk para pengguna jasa, menjadi faktor penting dalam membangun budaya integritas yang kuat. Melalui sosialisasi ini, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menolak gratifikasi, menjaga transparansi, dan menciptakan pelayanan publik yang bersih serta berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Indriya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Bea Cukai Tangerang juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pengguna jasa yang dinilai memberikan kontribusi positif terhadap penerimaan negara, kepatuhan kepabeanan dan cukai, serta pertumbuhan ekonomi. Penghargaan diberikan kepada PT Bumitangerang Mesindotama sebagai Kontributor Pertumbuhan Bea Masuk Terbesar, PT Foomlab Global sebagai Perusahaan dengan Pertumbuhan Cukai Terbesar kategori Rokok Elektrik (REL), PT Panjang Jiwo sebagai Perusahaan dengan Pertumbuhan Cukai Terbesar kategori Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), serta PT Propan Raya ICC sebagai Perusahaan Pengguna Fasilitas Pembebasan Cukai dengan Kepatuhan Tertinggi.
Penghargaan juga diberikan kepada PT Multi Bintang Indonesia Tbk sebagai Kontributor Cukai Terbesar Tahun 2025, PT Victory Chingluh Indonesia I sebagai Perusahaan Tempat Penimbunan Berikat (TPB) dengan Tingkat Kepatuhan Tertinggi, PT Cahaya Subur Prima sebagai Perusahaan TPB dengan Rasio Ekspor Tertinggi, dan PT Pratama Abadi Industri sebagai Perusahaan TPB dengan Peningkatan Jumlah Tenaga Kerja Tertinggi.Sementara itu, kategori Pengguna Jasa Paling Proaktif diberikan kepada Rian Saputra dari PT Gaya Indah Kharisma sebagai Terbaik I, Sri Wiji Astuti dari PT Pancaprima Eka Brothers sebagai Terbaik II, dan Bambang Resmiyanto dari PT Pratama Abadi Industri sebagai Terbaik III.
Pada kesempatan yang sama, Bea Cukai Tangerang juga memberikan penghargaan kepada para Pejabat Fungsional Hanggar yang dinilai berkontribusi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan serta pelayanan kepabeanan. Penghargaan tersebut diberikan kepada Sandro Harinaldi, Hernansi Yekti Mumpuni, Fruri Bagus Saputra, Diana Anggraini Ramona, dan Bernadeta Agus Wulandari.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, Bea Cukai Tangerang turut menyerahkan sertifikat kepada enam UMKM binaan, yaitu Allana Maju Berdaya, Anugerah Cokelat Indonesia, La Sambal, Mandala Prima Makmur, Sanfood Indonesia, dan Syabina Berkah Sejahtera. Sertifikat UMKM Binaan DJBC yang diterbitkan melalui Portal UKME Kemenkeu sebagai bentuk pengakuan resmi kepada pelaku UMKM yang telah menjadi bagian dari program pembinaan Bea Cukai. Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan berkelanjutan yang dilakukan Bea Cukai dalam mendorong UMKM agar semakin siap meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta mengembangkan usahanya hingga mampu menembus pasar ekspor. Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan pengguna jasa dan masyarakat dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
(LR/Red)



