Rusia Dilaporkan Menyerang New York di Donetsk dengan Bom FAB-3000

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekaman beredar soal detik-detik Rusia menyerang New York, Ukraina, menjatuhkan bom seberat 3 ton ke wilayah itu (Telegram / @The_Wrong_Side)

Rekaman beredar soal detik-detik Rusia menyerang New York, Ukraina, menjatuhkan bom seberat 3 ton ke wilayah itu (Telegram / @The_Wrong_Side)

HARIANSINARPAGI.COM, Donetsk | Rusia dilaporkan telah melancarkan serangan udara ke wilayah New York di Donetsk, Ukraina, yang diklaim oleh Rusia. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat militer Kremlin menjatuhkan bom raksasa FAB-3000 seberat 3 ton ke wilayah tersebut.

Mengutip RT, yang melansir laporan dari laman Telegram, sedikitnya 60 tentara Ukraina tewas dan empat kendaraan militer hancur akibat serangan ini. “Bangunan yang terkena dampak menghilang tanpa jejak,” klaim laporan tersebut yang dimuat pada Senin (1/7/2024). Namun, klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen. RT sendiri merupakan media yang terafiliasi dengan pemerintah Rusia, yang tengah berkonflik dengan Ukraina sejak 2022.

Baca juga:  Karya Latih Wartawan PWI Kota Tangerang Sukses Tingkatkan Kompetensi Anggota

Penggunaan Bom FAB-3000

Bom FAB-3000 dilaporkan telah dikerahkan oleh Rusia sejak dua minggu lalu. Amunisi ini pertama kali terlihat dalam serangan pasukan yang loyal kepada Presiden Vladimir Putin ke desa Liptsy, wilayah Kharkov, dua pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pakar militer Rusia menyatakan bahwa bom FAB-3000 memiliki daya ledak yang cukup kuat untuk menghancurkan benteng terkuat sekalipun. Teknologi baru yang dimiliki bom ini memungkinkan serangan dilakukan dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Menurut laporan yang dimuat oleh Defense News awal pekan ini, Rusia telah menggunakan persenjataan semacam FAB-3000 dalam melawan pasukan garis depan Ukraina. “Saat ini, Ukraina hanya memiliki sedikit kekuatan untuk melawan serangan bom,” tulis laman tersebut.

Baca juga:  Peningkatan Kemampuan Pasukan Perdamaian Menjadi Poin Utama

Sejarah New York di Donetsk

Perlu diketahui, New York adalah nama pemukiman di Ukraina yang pertama kali muncul pada abad ke-19. Asal muasal nama ini tidak sepenuhnya jelas. Beberapa sejarawan mengaitkannya dengan seorang pengusaha Amerika yang beroperasi di desa tersebut, sementara yang lain menghubungkannya dengan pemukim Mennonite yang datang dari kota Jork di Jerman. Ada juga yang berpendapat bahwa nama ini merupakan hasil kesalahan transliterasi dari alfabet Latin ke alfabet Sirilik.

Baca juga:  Amanda Manopo: Atas sampai Bawah Hasil Perawatan

Situasi Perang Rusia-Ukraina

Rusia dilaporkan meraih sejumlah kemajuan dalam perangnya dengan Ukraina, termasuk di wilayah yang diperebutkan di Donbass. Konflik ini pecah disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya adalah keinginan Ukraina untuk bergabung dengan NATO, yang ditentang keras oleh Rusia.

Penutup

Situasi di Donetsk dan wilayah lainnya di Ukraina masih sangat dinamis dan penuh dengan ketidakpastian. Verifikasi independen atas klaim-klaim yang beredar sangat penting untuk memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi di lapangan. Masyarakat internasional terus memantau perkembangan ini dengan penuh perhatian.(red)

Berita Terkait

Presiden Joe Biden Tegaskan Lanjutkan Kampanye Pemilu 2024 Meski Ada Desakan Mundur
Perdana Menteri Rishi Sunak Umumkan Pengunduran Dirinya Pasca-Kekalahan Partai Konservatif
Korut Kecam Pembentukan Aliansi Militer AS, Jepang, dan Korsel yang Mirip NATO
Peningkatan Kemampuan Pasukan Perdamaian Menjadi Poin Utama
Tajikistan: Antara Tradisi dan Regulasi
Empat Tersangka Serangan Teroris di Konser Moscow
Jutaan Warga Inggris Terjebak dalam Kesulitan Ekonomi, Tercekik Utang
Kemelut Sosial di Haiti: Sistem Kesehatan di Ambang Kolaps Akibat Kekerasan Geng
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:52

Presiden Joe Biden Tegaskan Lanjutkan Kampanye Pemilu 2024 Meski Ada Desakan Mundur

Jumat, 5 Juli 2024 - 17:54

Perdana Menteri Rishi Sunak Umumkan Pengunduran Dirinya Pasca-Kekalahan Partai Konservatif

Senin, 1 Juli 2024 - 01:53

Korut Kecam Pembentukan Aliansi Militer AS, Jepang, dan Korsel yang Mirip NATO

Senin, 1 Juli 2024 - 01:33

Rusia Dilaporkan Menyerang New York di Donetsk dengan Bom FAB-3000

Minggu, 30 Juni 2024 - 07:34

Peningkatan Kemampuan Pasukan Perdamaian Menjadi Poin Utama

Berita Terbaru