Perdana Menteri Rishi Sunak Umumkan Pengunduran Dirinya Pasca-Kekalahan Partai Konservatif

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/Dan Kitwood

Foto: Getty Images/Dan Kitwood

HARIANSINARPAGI.COM, London | Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, mengumumkan akan mundur dari jabatannya menyusul kekalahan Partai Konservatif di tangan Partai Buruh dalam pemilihan parlemen yang berlangsung pada Kamis, 4 Juli. Pengumuman ini dilakukan setelah Sunak mengakui kekalahan dengan menelepon pemimpin Partai Buruh, Keir Starmer, untuk mengucapkan selamat.

Baca juga:  Bidkeu Polda Banten Melaksanakan Kegiatan Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Polda Banten Semester I T.A. 2024

Dalam pernyataan yang dilansir dari Sky News, Sunak menyatakan, “Saya akan segera menuju London, di situ saya akan berbicara lebih banyak tentang hasil malam ini, sebelum saya melepaskan jabatan sebagai perdana menteri, yang sudah saya laksanakan sepenuh hati.”

Baca juga:  Pernyataan Terkait Gaza: Israel Rencanakan Perang Berlanjut, Penolakan Gencatan Senjata dan Respons Uni Eropa

Pemilihan parlemen Inggris tahun ini menunjukkan pergeseran signifikan dengan Partai Buruh berhasil memperoleh 331 kursi dari total 650 kursi di House of Commons. Pemilihan ini diikuti oleh proses penghitungan suara yang dilakukan di 474 daerah pemilihan parlemen.

Keberhasilan Partai Buruh menggantikan Partai Konservatif tidak hanya akan membawa perubahan kepemimpinan tetapi juga diperkirakan akan membawa perubahan kebijakan yang signifikan di Inggris. Pemimpin Partai Buruh, Keir Starmer, yang kini akan mengambil alih sebagai perdana menteri, diharapkan segera membentuk pemerintahan baru.(red)

Berita Terkait

Presiden Joe Biden Tegaskan Lanjutkan Kampanye Pemilu 2024 Meski Ada Desakan Mundur
Korut Kecam Pembentukan Aliansi Militer AS, Jepang, dan Korsel yang Mirip NATO
Rusia Dilaporkan Menyerang New York di Donetsk dengan Bom FAB-3000
Peningkatan Kemampuan Pasukan Perdamaian Menjadi Poin Utama
Tajikistan: Antara Tradisi dan Regulasi
Empat Tersangka Serangan Teroris di Konser Moscow
Jutaan Warga Inggris Terjebak dalam Kesulitan Ekonomi, Tercekik Utang
Kemelut Sosial di Haiti: Sistem Kesehatan di Ambang Kolaps Akibat Kekerasan Geng
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:52

Presiden Joe Biden Tegaskan Lanjutkan Kampanye Pemilu 2024 Meski Ada Desakan Mundur

Jumat, 5 Juli 2024 - 17:54

Perdana Menteri Rishi Sunak Umumkan Pengunduran Dirinya Pasca-Kekalahan Partai Konservatif

Senin, 1 Juli 2024 - 01:53

Korut Kecam Pembentukan Aliansi Militer AS, Jepang, dan Korsel yang Mirip NATO

Senin, 1 Juli 2024 - 01:33

Rusia Dilaporkan Menyerang New York di Donetsk dengan Bom FAB-3000

Minggu, 30 Juni 2024 - 07:34

Peningkatan Kemampuan Pasukan Perdamaian Menjadi Poin Utama

Berita Terbaru