Pengungkapan Laboratorium Narkotika Clandestine Terbesar di Malang oleh Bea Cukai dan Polri

Jumat, 5 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai dan Polri sukses bongkar lab Narkotika di Malang.(ist)

Bea Cukai dan Polri sukses bongkar lab Narkotika di Malang.(ist)

HARIANSINARPAGI.COM, Malang | Dalam sebuah operasi gabungan yang melibatkan Bea Cukai dan Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri, berhasil diungkap sebuah laboratorium narkotika clandestine di Malang, Jawa Timur pada Selasa (2/7). Laboratorium ini, yang merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional Tiongkok – Indonesia, tercatat sebagai salah satu yang terbesar dan tercanggih yang pernah diungkap.

Operasi yang melibatkan sejumlah unit Bea Cukai, termasuk Direktorat Interdiksi Narkotika, Bea Cukai Soekarno-Hatta, Kanwil Bea Cukai Jatim I dan II, serta Bea Cukai Malang, ini berhasil menangkap delapan orang yang diduga kuat terlibat dalam produksi dan peredaran narkotika.

Baca juga:  Polsek Jatiuwung Gerebek Toko Kosmetik Siap Edarkan Obat Terlarang

Nirwala Dwi Heryanto, Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, menyatakan bahwa pengungkapan ini bermula dari pengawasan yang ketat terhadap pengiriman narkotika jenis tembakau sintetis ke Jakarta. “Berkat analisis bersama dan informasi yang mendalam, kami menemukan laboratorium ini yang terlibat dalam produksi dan distribusi narkotika jenis MDMB-4en-PINACA,” jelas Nirwala.

Dari operasi tersebut, tim berhasil mengamankan sejumlah besar narkotika dan bahan baku, termasuk 1,2 ton MDMB-4en-PINACA, 25.000 butir ekstasi, 25.000 butir xanax, dan 40 kilogram bahan baku yang bisa menghasilkan hingga 2 ton produk jadi. Selain itu, ditemukan pula bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan narkotika tersebut.

Para tersangka kini menghadapi ancaman hukuman berat, termasuk kemungkinan hukuman mati, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Kasus ini tidak hanya menunjukkan komitmen kami dalam memerangi narkoba, tetapi juga peran kami sebagai pelindung masyarakat dalam menghadang masuknya narkotika ke Indonesia,” tutur Nirwala.

Baca juga:  Serikat Pekerja Banten Tolak UU P2SK dan Tapera, Ancam Aksi Besar Jika Diabaikan

Pihak Bea Cukai dan Polri mengatakan akan terus meningkatkan sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) untuk melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya narkoba.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memerangi narkotika dan menegaskan komitmen pemerintah dalam melawan jaringan narkotika internasional yang beroperasi di wilayah Indonesia.(wld)

Berita Terkait

FSP KEP KSPSI Kupas Tuntas UU No. 4 Tahun 2024, Dedi Sudarajat: Perusahaan Wajib Beri Cuti 6 Bulan Melahirkan
Jambi Perkuat Kemampuan Desain Grafis untuk Dorong Publikasi Media Pemerintah
Kemendagri Dorong Pemda Adopsi Konsep IKE dalam Kebijakan Transfer Fiskal
Bidkeu Polda Banten Melaksanakan Kegiatan Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Polda Banten Semester I T.A. 2024
Pangkoopsud I Hadiri Upacara Pelepasan Delegasi Bantuan Kemanusiaan
Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 Polda Banten Ikuti Pagelaran Wayang Kulit via Zoom Meeting
Tingkatkan Kualitas IGA 2024, BSKDN Kemendagri Siapkan Sejumlah Inisiatif Baru
Kemendagri Dukung Penuh Draft Terakhir RUU RPJPN 2025-2045
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 01:14

FSP KEP KSPSI Kupas Tuntas UU No. 4 Tahun 2024, Dedi Sudarajat: Perusahaan Wajib Beri Cuti 6 Bulan Melahirkan

Jumat, 12 Juli 2024 - 02:30

Jambi Perkuat Kemampuan Desain Grafis untuk Dorong Publikasi Media Pemerintah

Rabu, 10 Juli 2024 - 13:56

Kemendagri Dorong Pemda Adopsi Konsep IKE dalam Kebijakan Transfer Fiskal

Senin, 8 Juli 2024 - 20:57

Pangkoopsud I Hadiri Upacara Pelepasan Delegasi Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:56

Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 Polda Banten Ikuti Pagelaran Wayang Kulit via Zoom Meeting

Berita Terbaru