Bimtek Persiapan Kota Tangerang Tengah: Menyongsong Status Daerah Otonomi Baru

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSIANARPAGI.COM, TANGERANG | Badan Persiapan Pembentukan Kota Tangerang Tengah (BPP-KTT) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai langkah strategis dalam upaya pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tangerang Tengah. Wilayah ini melibatkan lima kecamatan, yaitu Curug, Pagedangan, Cisauk, Legok, dan Kelapa Dua, yang secara administratif telah memenuhi syarat pembentukan DOB dengan luas wilayah mencapai 160,38 hektare dan populasi lebih dari 660 ribu jiwa.

Tangerang Tengah memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan baru. Dengan kontribusi sekitar 16 persen dari total luas Kabupaten Tangerang dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp1,8 triliun, wilayah ini juga menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Berbagai program pengembangan, seperti Biomedical Campus, pendidikan bertaraf internasional, dan ekosistem teknologi digital berbasis start-up, menjadikan Tangerang Tengah sebagai kawasan strategis dengan prospek masa depan cerah.

Baca juga:  Warga RW 04 Desa Serdang Wetan Siap Gelar Pemilihan Ketua RW, Wibowo Budi Utomo Usung Visi Sejahtera dan Mandiri

Wilayah ini juga telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berdasarkan PP No. 38/2024. Dengan dukungan infrastruktur seperti Tol Bintaro-Balaraja dan Tol Jakarta-Merak, kawasan ini diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari 13 ribu lapangan kerja per tahun sekaligus meningkatkan mobilitas ekonomi secara signifikan.

Namun, perjalanan menuju DOB tidak sepenuhnya tanpa tantangan. Kekhawatiran muncul terkait sinkronisasi program PSN dan KEK dengan kebutuhan masyarakat lokal. Budi, anggota Presidium BPP-KTT, mengingatkan pentingnya integrasi pembangunan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah kemajuan kota baru ini. Ia menegaskan perlunya pemerintah memediasi hubungan antara pengembangan kawasan dan dampak sosial yang muncul, sehingga tidak ada pihak yang merasa terpinggirkan.

Pembentukan Kota Tangerang Tengah juga diharapkan mampu mengatasi efek limpahan (spillover effect) dari kota-kota besar di sekitarnya, seperti Tangerang dan Tangerang Selatan. Sebagai kota satelit yang berdekatan dengan ibu kota, Tangerang Tengah berpeluang menjadi pusat ekonomi baru yang tidak hanya mendukung pertumbuhan lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan nasional secara keseluruhan.

Baca juga:  Pisah Sambut Kapolsek Curug: Dari Sugeng Ke Kresna, Kapolsek Baru Siap Jalankan Tugas

BPP-KTT optimistis bahwa DOB Tangerang Tengah akan memberikan dampak positif besar, baik dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun penguatan ekonomi wilayah. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, Tangerang Tengah diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan daerah otonomi baru di Indonesia.

Penulis : RJ Damez

Berita Terkait

DPP PWDPI Akan Gelar Bazar UMKM Merah Putih, Koperasi PWDPI, dan Pasar Malam Selama 20 Hari di Kalianda
Irjen. Pol (Purn) Ike Edwin Meriahkan Pergantian Tahun 2026 Bersama PWDPI dan Tokoh Masyarakat di LGK
Jutaan Nelayan BBL Tolak Perubahan Permen KP No. 7 Tahun 2024
Ketum PWDPI Desak Menteri KKP Segera Terbitkan Izin Untuk Nelayan Lobster
Rakercab 2025 LSM Harimau Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Rakyat
Bakti Sosial Organisasi Pendekar 08 Dengan Yayasan Panti Asuhan Sayap Ibu Saling Bersinergi
Munas III, Dedi Sudarajat Kembali Nahkodai Ketua Umum FSP KEP KSPSI Periode 2025-2030
SMSI Mengadakan Pelatihan Karya Jurnalistik Tahun 2025 Dalam Tema Pers dan Tantangan Perubahan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 20:42

DPP PWDPI Akan Gelar Bazar UMKM Merah Putih, Koperasi PWDPI, dan Pasar Malam Selama 20 Hari di Kalianda

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:52

Irjen. Pol (Purn) Ike Edwin Meriahkan Pergantian Tahun 2026 Bersama PWDPI dan Tokoh Masyarakat di LGK

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:52

Jutaan Nelayan BBL Tolak Perubahan Permen KP No. 7 Tahun 2024

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:21

Ketum PWDPI Desak Menteri KKP Segera Terbitkan Izin Untuk Nelayan Lobster

Senin, 22 Desember 2025 - 18:05

Rakercab 2025 LSM Harimau Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Rakyat

Berita Terbaru