Uang THR dan Kebersihan di Pasar Curug: Pedagang Sebut Wajar dan Tidak Memberatkan

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) kerap menjadi sorotan di berbagai sektor, termasuk pasar tradisional. Namun berbeda dengan sejumlah isu pungutan liar yang beredar, para pedagang resmi di Pasar Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, justru menyatakan bahwa permintaan uang THR dan uang kebersihan (salar) bukanlah masalah, bahkan dianggap sebagai hal yang wajar dilakukan setahun sekali.

Hasil pantauan awak media di lokasi menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang memahami dan menerima adanya permintaan tersebut selama dilakukan secara sukarela dan tidak disertai paksaan dari pihak mana pun.

“Iya, Bang. Kami memang dimintai uang salar untuk membantu kebersihan dan uang THR setahun sekali. Tapi itu tanpa paksaan, kami juga tidak merasa terbebani. Sudah jadi kebiasaan di sini,” ujar Ibu Lim, salah satu pedagang yang telah berjualan di Pasar Curug sejak tahun 1997.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Ibu Nana, pedagang lainnya yang sudah lima tahun berjualan secara resmi di bawah pengelolaan pasar. Ia menegaskan bahwa selama pengelolaan pasar tetap berjalan baik, permintaan seperti ini tidak menjadi persoalan.

“Namanya juga untuk kebersihan dan keperluan hari besar, asal tidak memberatkan kami sih tidak apa-apa. Lagipula itu cuma setahun sekali,” katanya.

Baca juga:  Tak Ada Mobilisasi Taruna di Pemilu 2024, STIN : Itu Hoaks dan Fitnah Tidak Berdasar

Saat dikonfirmasi di lokasi, staf administrasi Pasar Curug, Bapak Rohman, menegaskan bahwa Perusahaan Umum Daerah (Perumda) sebagai pengelola pasar melarang keras petugas resminya melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada para pedagang.

“Perumda tidak memperbolehkan petugas pasar melakukan pemungutan sumbangan, termasuk untuk THR. Namun berbeda halnya dengan mitra kerja pasar, karena mereka tidak terikat aturan baku dari Perumda. Jika ada penarikan dari pihak mitra, kami serahkan kembali kepada kesepakatan antara pedagang dan mitra tersebut,” jelas Rohman.

Baca juga:  ‎Bos Swakelola Parkir Pasar Curug Kecewa: Perumda Kabupaten Tangerang Dinilai Tak Transparan, Diduga Ada Permainan Lelang Tertutup

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kritik dan informasi, namun meminta agar semua pihak terlebih dahulu melakukan konfirmasi sebelum menyebarkan informasi ke publik.

“Kami menghimbau agar tidak ada pihak luar yang menyebarkan informasi tidak benar atau hoaks. Bila ingin mengangkat isu pasar, kami persilakan untuk datang langsung dan konfirmasi agar informasi yang disampaikan akurat dan tidak menyesatkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, terdapat sekitar 700 pedagang resmi yang terdaftar di bawah pengelolaan Pasar Curug dan Perumda Kabupaten Tangerang. Hingga saat ini, suasana pasar tetap kondusif dan aktivitas jual beli berjalan normal. (Juned)

Berita Terkait

Perumda Dharma Jaya Berikan Edukasi Ketahanan Pangan kepada Siswa SMPN 51 Jakarta
Lautan Manusia Padati Fun Run 5K Pertama di Kelapa Dua, Medali Ludes 2 Jam
Pemkot Tangerang Selatan komitmen Gratis kan Seragam Siswa SDN-SMPN Mulai Tahun Ajaran 2026/2027
Bongkar Borok Anggaran: GNP-TIPIKOR Beri Waktu 7 Hari Bagi Pemprov Banten Buka-Bukaan Laporan Keuangan SMAN 17 Kabupaten Tangerang!
DPW Banten hadiri HUT ke-2 LSM Harimau, perkuat solidaritas dan perjuangan
HEBOH! Adu Mulut 2 Jam di Gading Serpong: Senggolan Mobil vs Motor Berakhir di Kantor Polisi
Status KLB Campak Nasional, Anggota DPRD Fredyanto Minta Penanganan Ekstra Cepat di Tangerang
Tebar Kebahagiaan di Momen Ramadan, Posbanten Gelar Bukber dan Santunan 38 Anak Yatim di Karawaci Tangerang
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:27

Perumda Dharma Jaya Berikan Edukasi Ketahanan Pangan kepada Siswa SMPN 51 Jakarta

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:20

Lautan Manusia Padati Fun Run 5K Pertama di Kelapa Dua, Medali Ludes 2 Jam

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:15

Pemkot Tangerang Selatan komitmen Gratis kan Seragam Siswa SDN-SMPN Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:01

Bongkar Borok Anggaran: GNP-TIPIKOR Beri Waktu 7 Hari Bagi Pemprov Banten Buka-Bukaan Laporan Keuangan SMAN 17 Kabupaten Tangerang!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:25

DPW Banten hadiri HUT ke-2 LSM Harimau, perkuat solidaritas dan perjuangan

Berita Terbaru