Proyek Betonisasi Jalan Desa Caringin Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Pemerintah Desa Tidak Tanggap

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Proyek betonisasi jalan di Desa Caringin, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, dengan anggaran Rp 62.494.000, menuai sorotan tajam. Diduga, proyek ini sarat pelanggaran teknis yang berpotensi merugikan masyarakat.

Tim media yang meninjau langsung lokasi menemukan beberapa kejanggalan. Material agregat yang digunakan tidak sesuai spesifikasi, pengerjaan tanpa pemadatan yang memadai, dan pekerja tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD) yang sesuai standar keselamatan.

Baca juga:  Transparansi dan Pemberdayaan: Desa Caringin Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Selain itu, dokumen pengiriman material menunjukkan ketidaksesuaian volume bahan dengan nilai anggaran yang tercantum. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kualitas dan transparansi pengerjaan proyek yang seharusnya menghasilkan jalan yang kokoh dan tahan lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, pengawas proyek yang diduga dari Desa Caringin enggan memberikan penjelasan dan melemparkan tanggung jawab kepada pihak lain. “Saya nggak tahu apa-apa. Langsung aja temui kepala desanya,” ujarnya singkat.

Baca juga:  Parah!! Proyek Pembuatan jalan Hotmix Gang ALFALRT Kelurahan Bunder Dipertanyakan, Material Dibawa ke Rumah Lurah

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Caringin belum memberikan klarifikasi resmi terkait proyek tersebut. Ketidakhadiran penjelasan dari pemerintah desa semakin memperburuk situasi dan menambah kekhawatiran publik terkait potensi penyimpangan.

Publik kini mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat Kabupaten Tangerang untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap proyek ini. Penelusuran lebih lanjut sangat penting untuk memastikan penggunaan dana publik yang tepat dan transparan.

Baca juga:  Polri dan KSK Berbagi Takjil kepada Pengendara Di Tangerang Selatan

Jika terbukti ada penyimpangan, langkah hukum yang tegas harus diambil. Proyek pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal kepercayaan dan integritas para pihak yang terlibat.

Berita Terkait

Semarak HUT Ke-81 RI, Kelurahan Curug Kulon Gelar Turnamen Futsal dan Badminton Antar-RW
Proyek Paving Block Di Kampung Palasari Menuai Sorotan Para Awak Media
Kelas Baking UMKM Merah Putih PWDPI Dibuka, 50 Peserta Siap Berkarya Dan Berwirausaha
Somasi Tak Digubris, PT UBM Akan Datangi PT HPP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Identitas Perusahaan
Semangat Nasionalisme Menggema, HCM Ajak Warga Curug Kulon Kibarkan Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan
ADR Group Bersama Puskesmas Curug Dalam Program Dukung Indonesia Emas, Latih 40 Kader Posyandu Desa Kadu Jaya Kuasai 25 Keterampilan Dasar
Proyek Mini Soccer Rp149 Juta di Bojong Nangka Disorot, Papan Proyek Terpasang, Pengawasan Diduga Tak Tampak
Yuk Buruan Daftar! RAHMA JAYA Solusi Belajar Mengemudi Profesional di Tangerang
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:47

Semarak HUT Ke-81 RI, Kelurahan Curug Kulon Gelar Turnamen Futsal dan Badminton Antar-RW

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:11

Proyek Paving Block Di Kampung Palasari Menuai Sorotan Para Awak Media

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:08

Kelas Baking UMKM Merah Putih PWDPI Dibuka, 50 Peserta Siap Berkarya Dan Berwirausaha

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:45

Somasi Tak Digubris, PT UBM Akan Datangi PT HPP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Identitas Perusahaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:44

Semangat Nasionalisme Menggema, HCM Ajak Warga Curug Kulon Kibarkan Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00