HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG |
Satuan Polsek Curug di bawah jajaran Polres Tangerang Selatan berhasil membongkar jaringan besar penyelundupan benih lobster senilai Rp12,5 miliar. Aksi ini melibatkan sindikat lintas daerah yang diduga terhubung hingga ke luar negeri.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor DH Inkiriwang mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari patroli dan penyelidikan intensif yang dilakukan tim Polsek Curug.
“Kami berhasil mengungkap kasus penyelundupan benih lobster senilai Rp12,5 miliar. Polres Tangerang Selatan akan terus memperketat pengawasan dan menindak tegas setiap kegiatan ilegal di wilayah hukum kami,” ujar AKBP Victor dalam konferensi pers, Kamis (16/10/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil penyelidikan mengungkap, benih lobster berasal dari Kabupaten Pangandaran (Jawa Barat) dan Cilacap (Jawa Tengah). Barang ilegal itu dikirim ke Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, untuk kemudian diteruskan ke Lampung dan Bangka Belitung, sebelum akhirnya diekspor secara ilegal ke Malaysia.
Modus para pelaku tergolong licik. Mereka menggunakan truk box dan kendaraan yang dimodifikasi guna mengelabui petugas di lapangan.
Polisi berhasil menyita 28.538 ekor benih lobster jenis pasir dan mutiara, enam box berisi ribuan ekor lobster, serta tiga kendaraan: truk Mitsubishi Fuso, Honda Mobilio, dan Daihatsu Luxio.
Sebanyak delapan orang pelaku terlibat dalam jaringan ini. Lima sudah diamankan, sementara tiga lainnya masih buron.
Para pelaku dijerat dengan UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda miliaran rupiah.
Dalam penanganan kasus ini, Polres Tangerang Selatan bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten.
Sebagai bentuk pemulihan ekosistem laut, Polres Tangsel bersama KKP juga telah melepas 27 juta benih lobster pasir dan 704 benih mutiara di Pantai Carita, Banten, pada 19 September 2025.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga keseimbangan alam laut Indonesia dan memastikan keberlanjutan populasi lobster di habitat aslinya.
(SENNY)
Editor : Mul






