HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Komitmen menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui patroli bersenjata dan operasi skala besar, tetapi juga melalui sentuhan langsung di tengah masyarakat.
Inilah yang ditunjukkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukabakti Polsek Curug, Brigadir A. Fauzan Nabila, saat melaksanakan sambang dan pengecekan Pos Satkamling Terpadu di Kp. Sukabakti RT 001/012, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa malam (10/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Sambang DDS (Door to Door System), Cooling System, serta sosialisasi Program “Jaga Jakarta+” yang mengusung semangat: Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah suasana malam yang mulai sunyi, kehadiran aparat kepolisian di Pos Kamling menjadi simbol bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Brigadir Fauzan tidak hanya melakukan pengecekan kesiapsiagaan pos ronda, tetapi juga berdialog langsung dengan warga untuk memperkuat sinergi menjaga stabilitas kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah imbauan penting disampaikan kepada masyarakat, di antaranya,
Mengaktifkan kembali dan menggiatkan Pos Kamling Terpadu sebagai benteng pertama keamanan lingkungan.
Mengawasi serta menjaga anak-anak agar tidak terlibat tawuran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.
Mengingatkan orang tua untuk memastikan keberadaan anak-anaknya apabila hingga pukul 22.00 WIB belum kembali ke rumah.
Menjaga keharmonisan, kebersamaan, dan budaya guyub antarwarga.
Segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Curug apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas.
Kapolsek Curug, AKP H. P. Tampubolon, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa penguatan sistem keamanan berbasis masyarakat adalah kunci utama menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.
“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi hasil dari kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Pos Kamling adalah simbol hidupnya semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Melalui kegiatan sambang ini, Polsek Curug menunjukkan pendekatan yang humanis dan preventif, memastikan bahwa keamanan dibangun dari akar rumput — dari pos ronda, dari dialog, dan dari kepedulian bersama.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, wilayah Sukabakti diharapkan tetap aman, harmonis, dan terbebas dari gangguan kamtibmas.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur






