MIRIS!!! Proyek U-Ditch Rp 149 Juta di Perum Dasana Indah Diduga Dikerjakan Saat Air Mengalir Dan Menggenang Uditch Tidak Berstandar SNI

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, HARIANSINARPAGI.COM – Proyek pemasangan saluran U-Ditch di lingkungan RT 001 RW 025, Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan dari warga sekitar. Pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 ini dinilai berjalan tidak sesuai standar teknis, dan terkesan asal-asalan.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan ini menelan biaya sebesar Rp 149.475.000. Pelaksana pekerjaan CV Langlang Buana Cemerlang dengan jangka waktu penyelesaian selama 21 hari kalender, di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Kecamatan Kelapa Dua. Namun, pengamatan di lapangan menunjukkan sejumlah hal yang memprihatinkan. Saat ditemui awak media, salah satu warga setempat menyampaikan kekecewaannya atas cara pengerjaan yang dilakukan.

Saat ketua LSM Biaeksekutor terjun langsung dilapangan menemukan sejumlah kejanggalan pada material uditch yg ditemukan banyak yang gompal dan tidak berstandar SNI

“Harusnya kerjaan seperti ini tidak dikerjakan secara asal karena menurut info dari lapangan pemborong ini sudah terbiasa mengerjakan proyek seperti ini harusnya sudah lebih paham standar material yang digunakan dan cara mengerjakannya” Ungkap Dewa ketua LSM bia eksekutor.

“Kami sampaikan ini kepada awak media, pekerjaan ini terlihat sangat asal-asalan. Pemasangan beton U-Ditch justru dilakukan saat air di saluran sedang mengalir deras, padahal seharusnya dikeringkan atau dialihkan terlebih dahulu agar fondasi dapat dibangun dengan kuat. Yang lebih mengkhawatirkan, kami menduga lantai dasar dan lapisan perekat mortar tidak disiapkan sesuai spesifikasi, sehingga beton U-Ditch seolah hanya diletakkan begitu saja di atas tanah,” ujar warga tersebut, Rabu (15/7/2026).

Baca juga:  Pemasangan Spanduk 'Park Serpong' Picu Kontroversi dan Kekhawatiran Publik

Warga menilai, tanpa lantai dasar yang padat dan pengikat mortar yang layak, struktur saluran tersebut sangat rentan bergeser, miring, hingga rusak dalam waktu singkat.

“Tanpa persiapan yang baik, aliran air nantinya akan menggerus tanah di bawahnya, sehingga fungsi saluran tidak akan berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Selain ketidaksesuaian metode pengerjaan, warga juga menyoroti ketidakhadiran perwakilan pelaksana pekerjaan di lokasi. Selama proses pembangunan berlangsung, tidak terlihat adanya pihak yang bertugas memantau dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Baca juga:  Mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan Unpam Dorong Kesadaran Digital Orang Tua Lewat Sosialisasi Dampak Screen Time

“Kami belum pernah melihat perwakilan pelaksana ada di lokasi untuk mengawasi jalannya pekerjaan. Siapa yang menjamin kualitas pembangunannya jika tidak ada yang bertanggung jawab di lapangan, Padahal anggaran yang digunakan adalah uang rakyat, sehingga kami berhak mendapatkan hasil yang layak dan sesuai aturan,” tegasnya.

Masyarakat khawatir jika pengerjaan dibiarkan berlanjut tanpa perbaikan, saluran drainase tersebut tidak akan mampu berfungsi optimal menampung aliran air, sehingga risiko genangan dan banjir di lingkungan sekitar tetap mengancam meski anggaran ratusan juta rupiah telah dikeluarkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana CV Langlang Buana Cemerlang belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan maupun penjelasan terkait keluhan yang disampaikan warga.

(Red)

Berita Terkait

Pengurus Masjid Jami Al Ihrom RW. 09 Prepedan Raya Kalideres Gelar Agenda Tahunan Berbagi Kebahagian Bersama Yatim Piatu dengan Penuh Hikmat
Launching Website & KTA Partai Perubahan dan Koperasi Dari Rakyat Untuk Rakyat Semesta
Lanjutan Pembangunan Balai Warga Graha Raflesia Senilai Rp.148.257.900.00 Minim Pengawasan
Penandatanganan Kesepakatan Kerja Simbolis Atlet dan Pelatih, KONI Kabupaten Tangerang Siap Wujudkan “Tangerang Semakin Gemilang”
Perkuat Sinergi dan Silaturahmi, Media Biaexsekutor. id dan Lembaga Biaexsekutor Gelar Rapat Kerja
DMG Media Grup: Sambut Tahun Baru Islam 1448H dengan menggelar Santunan Anak Yatim
BENCONGAN MEMBERSAMAI YATIM 10 MUHARRAM 1448 HIJRIAH
Warga Kelapa Dua Gelar Santunan Yatim 10 Muharam 1448H
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10

MIRIS!!! Proyek U-Ditch Rp 149 Juta di Perum Dasana Indah Diduga Dikerjakan Saat Air Mengalir Dan Menggenang Uditch Tidak Berstandar SNI

Senin, 13 Juli 2026 - 12:28

Pengurus Masjid Jami Al Ihrom RW. 09 Prepedan Raya Kalideres Gelar Agenda Tahunan Berbagi Kebahagian Bersama Yatim Piatu dengan Penuh Hikmat

Senin, 13 Juli 2026 - 12:02

Launching Website & KTA Partai Perubahan dan Koperasi Dari Rakyat Untuk Rakyat Semesta

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:48

Lanjutan Pembangunan Balai Warga Graha Raflesia Senilai Rp.148.257.900.00 Minim Pengawasan

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:32

Penandatanganan Kesepakatan Kerja Simbolis Atlet dan Pelatih, KONI Kabupaten Tangerang Siap Wujudkan “Tangerang Semakin Gemilang”

Berita Terbaru

Pemerintahan

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 15 Jul 2026 - 07:57