Ratusan Warga Gelar Aksi Damai di SMAN 32 Kabupaten Tangerang, Desak Transparansi dan Evaluasi SPMB

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Ratusan warga menggelar aksi damai di depan SMAN 32 Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026), sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai masih menyisakan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Dalam aksi tersebut, peserta membentangkan spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka mendesak agar seluruh proses pelaksanaan SPMB dilakukan secara transparan, objektif, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan peserta didik baru.

Selain itu, massa juga meminta Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Gubernur Banten dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB. Menurut mereka, polemik yang terus berulang hampir setiap tahun menjadi indikator perlunya penyempurnaan sistem agar lebih adil dan memberikan kepastian bagi seluruh masyarakat.

Salah seorang perwakilan massa, Yasin Supriatna, mengatakan aksi damai tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan pendidikan sekaligus menyampaikan aspirasi para orang tua yang mengharapkan pemerataan akses pendidikan di sekolah negeri.

“Kami meminta Gubernur Banten dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat. Aksi ini merupakan suara para orang tua dan warga yang menginginkan keadilan dalam dunia pendidikan. Kami berharap aspirasi ini menjadi bahan evaluasi agar masyarakat yang tinggal di sekitar sekolah negeri memiliki kesempatan yang lebih adil untuk memperoleh pendidikan. Jangan sampai sekolah negeri berdiri di tengah masyarakat, tetapi warga di sekitarnya justru semakin sulit mengaksesnya,” ujar Yasin.

Baca juga:  Sat Binmas Polres Tangsel Aktif di MPLS: Tanamkan Nilai Positif Sejak Hari Pertama Sekolah

Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan massa melakukan dialog dengan pihak SMAN 32 Kabupaten Tangerang. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan sekolah menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat telah diterima dan akan diteruskan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Banten sebagai bahan pertimbangan dalam evaluasi pelaksanaan SPMB.

Namun, Kepala SMAN 32 Kabupaten Tangerang tidak hadir dalam dialog tersebut. Ketidakhadiran kepala sekolah menjadi perhatian peserta aksi yang berharap dapat memperoleh penjelasan secara langsung mengenai berbagai aspirasi dan pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca juga:  Prodi Hukum Unpam Serang Gandeng LBH: Cetak Generasi Ahli Hukum Berdaya Saing

Massa menegaskan bahwa aksi damai tersebut tidak bertujuan mengganggu kegiatan belajar mengajar, melainkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan pendidikan yang transparan, adil, dan berpihak kepada kepentingan peserta didik. Mereka berharap pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB agar persoalan serupa tidak terus berulang pada tahun-tahun mendatang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten maupun Pemerintah Provinsi Banten terkait tuntutan yang disampaikan massa. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi apabila telah memperoleh keterangan resmi dari pihak terkait.

Berita Terkait

Perkuat Pendidikan Hukum dan Akses Keadilan, Unpam Kampus Serang Gandeng LBH Pijar Harapan Rakyat
Mahasiswa UNPAM Serang Ikuti Pelatihan Paralegal LBH Polem
Pelepasan Siswa SDN Muncul 1 Angkatan 53, Bekal Ilmu dan Akhlak untuk Raih Masa Depan Gemilang
Kapolres Tangerang Selatan Bentuk FKPMS, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat Sekolah Cegah Kenakalan Remaja
Kapolsek Curug AKP H.P. Tampubolon Tanamkan Semangat Disiplin dan Kamtibmas kepada Siswa Sekolah Genius
Dugaan Bantuan Sekolah Fiktip Kota Bandar Lampung Rugikan Negara RP13 Milyar
Polres Tangerang Selatan Gencarkan Program CETAR, Pelajar Diajak Jauhi Tawuran Dan Bijak Bermedia Sosial
Seminar Nasional Unpam Serang: Wacana Ganja Medis Diuji, Kepastian Hukum dan Risiko Sosial Jadi Sorotan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:40

Ratusan Warga Gelar Aksi Damai di SMAN 32 Kabupaten Tangerang, Desak Transparansi dan Evaluasi SPMB

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:37

Perkuat Pendidikan Hukum dan Akses Keadilan, Unpam Kampus Serang Gandeng LBH Pijar Harapan Rakyat

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:55

Mahasiswa UNPAM Serang Ikuti Pelatihan Paralegal LBH Polem

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:41

Pelepasan Siswa SDN Muncul 1 Angkatan 53, Bekal Ilmu dan Akhlak untuk Raih Masa Depan Gemilang

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:21

Kapolres Tangerang Selatan Bentuk FKPMS, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat Sekolah Cegah Kenakalan Remaja

Berita Terbaru