Ratusan Guru Honorer Gelar Aksi Damai, Serukan Tuntutan Keadilan

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, LAMPUNG UTARA | Ratusan guru honorer di Kabupaten Lampung Utara menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD pada awal pekan ini. Dalam aksi tersebut, mereka menyerukan tuntutan agar pemerintah segera mengangkat mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara penuh waktu. Aksi ini menjadi sorotan penting karena mencerminkan ketidakpastian yang telah lama mereka hadapi.

Aksi damai yang berlangsung secara tertib ini menuntut pemerintah pusat untuk segera mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Manajemen ASN sebagai turunan dari Undang-Undang ASN terbaru. Para guru berharap kebijakan ini mampu menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang mereka hadapi.

Yeni, seorang guru honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun, mengungkapkan keluh kesahnya. “Kami sudah berjuang mencerdaskan anak bangsa dengan gaji sangat kecil, hanya dua ratus sampai lima ratus ribu rupiah per bulan. Itu bahkan tidak cukup untuk makan sehari-hari,” ungkap Yeni dengan mata berkaca-kaca.

Dia menegaskan bahwa perjuangan ini bukan soal meminta belas kasihan, tetapi soal menuntut keadilan. “Kami hanya ingin pengabdian kami dihargai. Sudah cukup lama kami menunggu, sekarang saatnya pemerintah mendengarkan,” tambahnya.

Dalam tuntutannya, para guru honorer yang tergabung dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) kategori R2 dan R3 meminta penghentian sementara rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hingga seluruh tenaga honorer diangkat menjadi PPPK. Mereka juga menyerukan agar diterbitkan Keputusan Presiden (Keppres) yang memberikan kepastian hukum atas status mereka sebagai tenaga pendidik.

Baca juga:  Ketua JPK DPW Banten Minta Kemdikbud Audit Kegiatan PPDB SMAN 4 Cikupa

Selain itu, para guru juga mengusulkan revisi terhadap kebijakan pembatasan belanja pegawai daerah, yang dianggap menjadi penghalang utama dalam proses pengangkatan tenaga honorer. Untuk mewujudkan solusi konkret, mereka mendesak adanya koordinasi intensif antara Kementerian Keuangan, Kemenpan RB, DPR RI, dan BKN.

Aksi damai ini mendapat perhatian dari DPRD Lampung Utara. Ketua DPRD menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi para guru kepada pemerintah pusat. “Para tenaga honorer ini adalah pilar utama pendidikan di daerah. Tuntutan mereka adalah hal yang sangat penting untuk segera ditindaklanjuti,” tegas Ketua DPRD.

Baca juga:  Sosper Perda Pesantren di Parungpanjang, H. Sutoto: Edukasi Hukum untuk Kemandirian Pesantren

Aksi damai ini tidak hanya menjadi bentuk perjuangan para guru honorer, tetapi juga simbol harapan akan perubahan besar dalam dunia pendidikan di Lampung Utara. Para guru berharap pemerintah segera bertindak untuk memberikan kepastian hukum, kesejahteraan, dan penghargaan yang layak atas pengabdian mereka.

“Ini bukan hanya soal kami, tetapi soal masa depan pendidikan anak-anak bangsa,” tutup Yeni penuh harap.

Publik kini menantikan respons nyata dari pemerintah atas aspirasi ini. Jeritan hati para guru honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pendidikan di daerah-daerah terpencil diharapkan dapat menjadi awal perubahan yang selama ini dinantikan.

Penulis : Yadi

Berita Terkait

Seminar Nasional Unpam Serang: Wacana Ganja Medis Diuji, Kepastian Hukum dan Risiko Sosial Jadi Sorotan
Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Narada School Kunjungi Pabrik Kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada
Ramadhan Penuh Makna, Yayasan Janji Baik dan GANN Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar SD Perigi 2 Tangsel
Police Go To School Polsek Curug: Tegas Cegah Tawuran Pelajar, Ramadan Harus Aman dan Bermakna
Sentuhan Humanis Polsek Curug di Jam Pulang Sekolah, Cegah Tawuran Sejak Dini
Polisi Turun Langsung ke Sekolah, Polsek Curug Antisipasi Tawuran Pelajar di Binong
Julian Bongsoikrama Tegaskan Dukungan pada Edukasi Mitigasi Bencana melalui Disaster Management Competition Antar Pelajar
Polsek Curug Gaungkan CETAR di MTS Al-Barkah, Tegas Cegah Tawuran Sejak Dini!
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:54

Seminar Nasional Unpam Serang: Wacana Ganja Medis Diuji, Kepastian Hukum dan Risiko Sosial Jadi Sorotan

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:20

Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Narada School Kunjungi Pabrik Kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08

Ramadhan Penuh Makna, Yayasan Janji Baik dan GANN Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar SD Perigi 2 Tangsel

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:20

Police Go To School Polsek Curug: Tegas Cegah Tawuran Pelajar, Ramadan Harus Aman dan Bermakna

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:53

Sentuhan Humanis Polsek Curug di Jam Pulang Sekolah, Cegah Tawuran Sejak Dini

Berita Terbaru

Pemerintahan

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:02