JPK Soroti Proyek Hotmix Curug, Anggaran Terancam Tak Dicairkan

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Pengerjaan proyek peningkatan jalan di Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, kembali menuai sorotan. Proyek senilai Rp99.787.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang dan dilaksanakan oleh CV Nur Adam Barokah itu diduga tidak sesuai standar teknis Bina Marga.

Pantauan di lokasi sebelumnya menunjukkan lapisan dasar berupa agregat atau makadam yang seharusnya dipadatkan sebelum penghamparan aspal hotmix tidak terlihat digunakan. Ketebalan aspal hotmix pun tampak tipis, menimbulkan kekhawatiran jalan tidak akan bertahan lama, terutama jika dilintasi kendaraan berat.

Baca juga:  Ketua JPK DPW Banten: Kinerja DTRB Lamban, Surat Audensi Tak Direspons

Menanggapi hal tersebut, pihak Kecamatan Curug menegaskan sudah melakukan langkah tindak lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah berupaya maksimal, meminta pelaksana memperbaiki proyek, dan pihak pelaksana menyanggupinya,” ujar pengawas Kecamatan Curug, Selasa (16/9/2025).

Pengawas menambahkan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) juga telah turun ke lokasi untuk memastikan perbaikan berjalan.

“PPTK sudah mendatangi lokasi dan meminta kekurangan volume segera diperbaiki serta digelar ulang. Jika tidak kunjung ada perbaikan, maka anggaran tidak akan dicairkan,” tegasnya.

Baca juga:  Marhadi, SE., MM Resmi Dilantik Pimpin KADIN Tangsel 2025–2030, Siap Gas UMKM dan Investasi

Ketua Jaringan Pemberantas Korupsi (JPK) DPW Banten, Muslik, menyambut baik klarifikasi pihak kecamatan. Namun ia tetap menekankan pentingnya pengawasan ketat agar tidak ada pelanggaran teknis yang merugikan masyarakat.

“Kami menduga kuat pekerjaan awal jalan ini tidak sesuai spesifikasi. Meski ada upaya perbaikan, kami akan tetap memantau dan menyurati dinas terkait agar proyek ini benar-benar memenuhi standar teknis dan tidak merugikan masyarakat,” ungkap Muslik.

Baca juga:  Sinergi Pembangunan Daerah: Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif

Sementara itu, seorang pekerja di lapangan mengaku hanya mengikuti instruksi pelaksana.

“Saya hanya mengerjakan sesuai arahan. Soal panjang dan lebar jalan ada di papan proyek,” ucapnya singkat.

Dengan nilai proyek yang hampir menembus seratus juta rupiah, publik kini menaruh perhatian besar terhadap kualitas pengerjaan. Perbaikan yang dijanjikan menjadi kunci agar masyarakat benar-benar memperoleh infrastruktur jalan yang layak, bukan sekadar proyek formalitas.

Penulis : Yadi

Berita Terkait

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan
Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media
Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3
Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan
Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3
Proyek Paving Block Rp99 Juta di Desa Ciakar Disorot, Diduga Abaikan Standar Teknis dan Pengawasan
Proyek Pembangunan Saluran U-Ditch di Kampung Dangdang Disorot, Pekerja Diduga Tidak Menggunakan APD K3
Reses DPRD Banten, Rispanel Arya Ajak Masyarakat Aktif Kawal Program Pemerintah
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:00

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15

Proyek Turap di Pasir Bolang Disorot, Papan Proyek Baru Dipasang Setelah Jadi Temuan Awak Media

Senin, 27 Juli 2026 - 15:13

Proyek Saluran U-Ditch di Desa Pagedangan Disorot, Pekerja Diduga Abaikan Standar K3

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:57

Proyek Balai Warga Serdang Asri 3 Tuai Sorotan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:12

Penataan Sekretariat RW 09 Bojong Nangka Jadi Sorotan, Diduga Tanpa Papan Proyek dan Abaikan K3

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00