Ganjar Pranowo Bantah Mengkritik Buta Pemerintahan Jokowi

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Jakarta | Calon Presiden, Ganjar Pranowo, membantah tuduhan bahwa dirinya mengkritik buta pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi selama kampanye Pilpres 2024. Ganjar menyatakan bahwa ia hanya menjawab pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat dan memberikan jawaban secara jujur.

“Saya tidak mengkritik, saya menjawab pertanyaan dari audiens secara jujur, itu yang saya lakukan. Dengan demikian, publik mendapatkan edukasi yang baik terkait dengan soal-soal itu,” kata Ganjar dalam wawancara eksklusif bersama ANTARA di kediamannya, Jalan Taman Patra Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu, 13 Desember 2023.

Baca juga:  Gibran Rakabuming Raka Siap Hadapi Debat Cawapres Pemilu 2024

Meskipun dalam beberapa kesempatan Ganjar menyampaikan kritik pedas terhadap pemerintahan Jokowi, terutama dalam bidang penegakkan hukum, ia menegaskan bahwa jawaban-jawabannya adalah respons terhadap pertanyaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam debat calon presiden pada Selasa, 12 Desember 2023, Ganjar mengingatkan soal putusan Mahkamah Konstitusi yang membuat Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto. Pertanyaan Ganjar kepada Prabowo terkait putusan MK memunculkan pembentukan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), yang kemudian menyebutkan adanya pelanggaran kode etik dalam keputusan tersebut.

Baca juga:  Cak Imin Janji Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal Jika Menang Pilpres 2024

Ganjar juga menekankan bahwa meskipun memiliki perbedaan pandangan dengan Jokowi, terutama dalam bidang penegakkan hukum, ia memiliki kesamaan dengan presiden saat ini terutama dalam hal pembangunan infrastruktur.

“Pak Jokowi dan saya ini satu partner, dan kami merancang pembangunan itu bareng,” kata Ganjar. Ia menyatakan bahwa saat menjadi Gubernur Jawa Tengah pada 2013, dirinya langsung menetapkan tahun 2014 sebagai tahun infrastruktur.

Ganjar menegaskan bahwa apa yang disampaikannya selama kampanye bukanlah untuk menciptakan narasi konflik, tetapi agar masyarakat dapat melihat kondisi secara rasional.

Baca juga:  Mahfud MD Siarkan Sudah Siapkan Surat Pengunduran Diri dari Menko Polhukam

“Jadi, bukan soal cerita hantam dan puji, tidak. Kami hanya mendudukkan pada sebuah persoalan sehingga orang akan bisa rasional melihat kondisi. Itu saja sebenarnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, Ganjar Pranowo merupakan calon presiden dari koalisi yang dibentuk oleh PDIP, PPP, Partai Hanura, dan Partai Perindo, sedangkan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka merupakan calon presiden yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju.(wld)

Berita Terkait

Arief Wismansyah Disebut Paket Lengkap Maju Jadi Gubernur Banten
Ingin Bersama PDIP, Helmy Halim Resmi Daftar ke Moncong Putih
Said Iqbal Nyatakan Akan Terima Keputusan MK terkait Sengketa Pilpres
Anaknya Gagal Jadi Dewan, Kades Wanakerta Ngamuk Di Voice Not
Pilbup Tangerang, Warga: Tangerang Butuh Birokrat Religius Yang Merakyat
Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Diwarnai Ketidakpuasan Para Saksi
Tokoh Masyarakat Dapil 6 Desak KPU Kabupaten Tangerang Berlaku ‘Jurdil’
Dugaan Penggelembungan Suara Pileg di Tangerang, Pengamat: Harus Diusut Tuntas
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Mei 2024 - 06:38

Arief Wismansyah Disebut Paket Lengkap Maju Jadi Gubernur Banten

Selasa, 30 April 2024 - 13:11

Ingin Bersama PDIP, Helmy Halim Resmi Daftar ke Moncong Putih

Minggu, 14 April 2024 - 21:12

Said Iqbal Nyatakan Akan Terima Keputusan MK terkait Sengketa Pilpres

Kamis, 7 Maret 2024 - 02:20

Anaknya Gagal Jadi Dewan, Kades Wanakerta Ngamuk Di Voice Not

Rabu, 6 Maret 2024 - 14:37

Pilbup Tangerang, Warga: Tangerang Butuh Birokrat Religius Yang Merakyat

Selasa, 5 Maret 2024 - 15:01

Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Diwarnai Ketidakpuasan Para Saksi

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:53

Tokoh Masyarakat Dapil 6 Desak KPU Kabupaten Tangerang Berlaku ‘Jurdil’

Senin, 4 Maret 2024 - 17:24

Dugaan Penggelembungan Suara Pileg di Tangerang, Pengamat: Harus Diusut Tuntas

Berita Terbaru