Polres Jakbar Selidiki Kasus Penyekapan Wanita Asal NTT oleh Majikannya

Jumat, 16 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, JAKARTA | Polres Metro Jakarta Barat tengah menyelidiki kasus penyekapan yang dialami seorang wanita berinisial IP (23) asal Alas, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban penyekapan oleh majikannya di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

“Masih kami selidiki, masih didalami kasusnya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan di Jakarta kemarin.

Baca juga:  Tanah Timbul di Laut Dijadikan Tanah Garapan, Polisi: 3 Mafia Tanah Ditetapkan Tersangka

Andri membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan polisi terkait kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, intinya saya membenarkan sudah menerima laporan polisi terkait kasus itu. Kemarin laporan polisinya masuk tanggal 13 Februari (2024),” kata Andri.

Hingga kini, Andri belum membeberkan inisial majikan korban serta situasi terkini dari korban. “Akan disampaikan perkembangan selanjutnya. Sekarang kami masih selidiki, masih dalami,” kata Andri.

Baca juga:  Perampokan Brutal di Restoran Pizza Cibubur: Sekuriti Ditemukan Terikat dengan Kapak

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @ntt.update dua hari lalu, tampak dua wanita menghampiri korban yang sedang duduk di atas tembok rumah korban disekap.

Salah satu wanita bertanya kepada korban sambil mengambil video “Berapa hari kau tidak makan? Berapa hari kau tidak makan?”.

Lalu korban menjawab “jangan video, jangan video”. Kemudian wanita yang mengambil video menjawab “ia beta tidak video”.

Baca juga:  Komplotan Toko Kosong Bobol 3 Ton Beras di Teluknaga

“Berapa hari kau tidak makan? Beta sayang kau tidak makan. Dari kemarin tidak makan?,” kata wanita itu.

Lalu korban menjawab “iya”. Lalu seorang wanita lainnya memberikan makanan dalam sebuah tas dan korban menerima makanan tersebut.

Video kemudian berlanjut pada latar berbeda. Sejumlah warga mengerumuni korban di depan teras rumah majikannya sambil menunggu petugas Kepolisian tiba di lokasi.

Penulis : Red

Berita Terkait

Terjadi Lagi Kriminalisasi Terhadap Wartawan, Ini Penyebabnya
Tragedi Mengguncang Tangerang Jelang Lebaran, Pedagang Tewas Ditikam
Penggerebekan Prostitusi Online saat Ramadan, Anak di Bawah Umur Dijajakan
Empat Anggota Geng Biang Rusuh Ditangkap Terkait Tewasnya Pemuda Dalam Tawuran di Klender
Dalam Hitungan Jam, Unit Ranmor Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Curanmor
Identitas Mayat yang Ditemukan di Pantai Ceorocoh Domas Kecamatan Pontang Akhirnya Terungkap
Heboh Diduga Dukun Santet Miliki Senjata Api dan Granat
Penyelundupan Mariyuana dan Heroin Cair Digagalkan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 07:09

Terjadi Lagi Kriminalisasi Terhadap Wartawan, Ini Penyebabnya

Senin, 1 April 2024 - 13:02

Tragedi Mengguncang Tangerang Jelang Lebaran, Pedagang Tewas Ditikam

Selasa, 19 Maret 2024 - 05:00

Penggerebekan Prostitusi Online saat Ramadan, Anak di Bawah Umur Dijajakan

Senin, 18 Maret 2024 - 13:28

Empat Anggota Geng Biang Rusuh Ditangkap Terkait Tewasnya Pemuda Dalam Tawuran di Klender

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:51

Dalam Hitungan Jam, Unit Ranmor Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Curanmor

Kamis, 7 Maret 2024 - 02:36

Identitas Mayat yang Ditemukan di Pantai Ceorocoh Domas Kecamatan Pontang Akhirnya Terungkap

Selasa, 5 Maret 2024 - 12:22

Heboh Diduga Dukun Santet Miliki Senjata Api dan Granat

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:06

Penyelundupan Mariyuana dan Heroin Cair Digagalkan

Berita Terbaru