Drainase Kutabaru Diduga Asal Jadi, Sorotan Tajam terhadap Kualitas Proyek dan Keselamatan Kerja

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Proyek pembangunan drainase di Jalan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam menyusul ditemukannya berbagai kejanggalan dalam proses pengerjaan. Proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tahun 2025 ini diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan mengabaikan standar keselamatan kerja.

Pantauan langsung awak media pada Kamis, 1 Mei 2025, mendapati sejumlah indikasi pelaksanaan yang sembrono. Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Putra Mandiri Sejati, dengan nilai anggaran mencapai ratusan juta rupiah, sebagaimana tercantum dalam papan informasi.

Baca juga:  Polemik Tiang FO MyRepublic di Tangerang: NGO JPK Desak Dinas PU Bertindak Tegas

Salah satu temuan mencolok adalah pemasangan saluran drainase yang dilakukan saat lokasi masih tergenang air, tanpa melalui proses pengeringan terlebih dahulu. Praktik ini berisiko mengurangi kekuatan struktur serta menurunkan efektivitas fungsi drainase dalam mengalirkan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, proses pemasangan terlihat tidak dilakukan dengan cermat. Saluran tampak tidak rata dan tidak dilengkapi dengan amparan pasir di dasar, yang seharusnya berfungsi sebagai bantalan untuk mencegah keretakan dan menjaga kestabilan box culvert. Ketiadaan komponen penting ini dapat mempercepat kerusakan konstruksi.

Baca juga:  Skandal Pencairan Ganda Dana Desa di Tangerang, Ketua LSM Seroja Desak Copot Kepala DPMPD

Tak kalah memprihatinkan, para pekerja di lokasi tampak tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, rompi, maupun sepatu proyek. Padahal, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mewajibkan penggunaan APD untuk setiap pekerjaan konstruksi demi melindungi keselamatan pekerja.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, setiap proyek yang menggunakan dana publik wajib memenuhi standar teknis, keselamatan, dan akuntabilitas. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana.

Saat dimintai konfirmasi, salah seorang yang berada di lokasi dan diduga sebagai pelaksana proyek enggan memberikan keterangan. “Nggak tahu, Pak, punya siapa,” ujarnya singkat sebelum meninggalkan lokasi.

Baca juga:  Kades Sukamantri Jarang Ngantor? NGO JPK Pertanyakan Transparansi Dana Desa

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi masih berupaya mendapatkan klarifikasi lanjutan.

Sejumlah warga dan pemerhati publik mendesak agar dinas terkait segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka menilai, buruknya kualitas pelaksanaan proyek bukan hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat dan memperburuk sistem drainase kawasan Kutabaru ke depannya. (Yadi)

Berita Terkait

Proyek Hotmix di Legok Diduga Bermasalah Camat Legok Harus Tindak Tegas
Operasi Cipta Kondisi, Polsek Curug Perketat Pengawasan dan Amankan Kendaraan Tanpa Surat
Prabowo Cek Langsung Tapanuli Tengah: Kapal Besar Sudah Masuk Sibolga, Hercules Dikerahkan Tiap Hari
Bhabinkamtibmas Kadu Jaya Lakukan Sambang Pos Kamling Terpadu, Perkuat Kesiapsiagaan Warga di Malam Hari
Perayaan HUT SMPN 1 Legok Ke 42 Disambut Meriah Oleh Para Dewan Guru, Komite Sekolah dan Para Siswa-siswi SMPN 1 Legok
Terjadi Lagi…!! Proyek Hotmix Yang Digelar di Kp. Rancagong Yang Tanpa Pengawasan Dari Mandor Dan Pelaksana Lapangan
MIRISSS….! Proyek Betonisasi di Dasana Indah RT 004/015 Diduga Tanpa Pengawasan dan Asal Jadi
Betonisasi Jalan Raya Panongan Dikeluhkan Warga: Penutupan Total Dinilai Rugikan Banyak Pihak
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:28

Proyek Hotmix di Legok Diduga Bermasalah Camat Legok Harus Tindak Tegas

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:24

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Curug Perketat Pengawasan dan Amankan Kendaraan Tanpa Surat

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:12

Prabowo Cek Langsung Tapanuli Tengah: Kapal Besar Sudah Masuk Sibolga, Hercules Dikerahkan Tiap Hari

Minggu, 30 November 2025 - 16:34

Bhabinkamtibmas Kadu Jaya Lakukan Sambang Pos Kamling Terpadu, Perkuat Kesiapsiagaan Warga di Malam Hari

Minggu, 30 November 2025 - 11:38

Perayaan HUT SMPN 1 Legok Ke 42 Disambut Meriah Oleh Para Dewan Guru, Komite Sekolah dan Para Siswa-siswi SMPN 1 Legok

Berita Terbaru