HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan terus diperkuat jajaran Polsek Curug Polres Tangerang Selatan melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar di Kampung Ranca Kadu RT 02/09, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Rabu malam (04/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Curug Wetan, AIPTU Iksan, dengan menghadirkan Tokoh Masyarakat H. Sopyan, Ketua Pemuda Bang Jeki, Ketua RT Bapak Saidi, serta warga sekitar.
Melalui dialog santai namun penuh makna, jajaran kepolisian dan masyarakat berdiskusi mengenai kondisi keamanan lingkungan, potensi gangguan kamtibmas, serta langkah preventif dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, AIPTU Iksan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang menitikberatkan pada peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, pengawasan orang tua terhadap anak-anak guna mencegah tawuran, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial bersama.
Ia juga menegaskan pentingnya pengendalian aktivitas remaja selama Ramadhan agar tidak terjadi perang petasan maupun perang sarung yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Dalam keterangannya, AIPTU Iksan menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama menjaga stabilitas wilayah.
“Ngopi Kamtibmas ini bukan sekadar duduk bersama, tetapi membangun komunikasi dua arah yang kuat antara Polri dan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa keamanan di Desa Curug Wetan adalah hasil dari kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen warga,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan:
“Selama bulan suci Ramadhan, kami mengajak para orang tua untuk lebih intens mengawasi anak-anaknya. Mari kita jaga generasi muda dari tawuran, perang sarung, maupun petasan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Lingkungan yang aman dimulai dari keluarga yang peduli.”
Menurutnya, kolaborasi antara tokoh masyarakat, pemuda, dan aparat keamanan menjadi fondasi utama terciptanya situasi yang damai dan harmonis.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme warga dan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga sinergitas demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan religius selama bulan Ramadhan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur






