
Tangerang, HARIANSINARPAGI.COM – Pembangunan lanjutan Balai Warga Graha Raflesia RT 02 RW 04 Desa Ciakar Kecamatan Panongan kembali menuai sorotan setelah ditemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian teknis dilapangan. Proyek yang menelan anggaran tidak sedikit diduga tidak diterapkan sesuai spesifikasi yang seharusnya.
Pembangunan yang dinaungi oleh CV. Nurharard Mahafath Nusantara yang bersumber dana dari APBD diduga menjadi ajang penyelewengan dana karena ditemukan banyak kejanggalan yang menjadi sorotan media dan lembaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sesuai pantauan media dilapangan ada beberapa proyek di Kecamatan Panongan yang menjadi sorotan salah satunya proyek lanjutan pembangunan Balai warga yang minim pengawasan dan sulitnya komunikasi antara media dan pelaksana Mirisnya lagi salah satu media menemukan papan proyek tergulung di lantai saat di tanyakan pada pekerjanya dengan santainya pekerja itu menjawab “saya tidak tau kalo itu papan proyek saya kira itu spanduk biasa” Ucap pekerja. Sangat disayangkan proyek dengan anggaran ratusan juta rupiah dari APBD ini terkesan dibiarkan tanpa pengawasan ketat.
“Dimana fungsi pengawasan dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan serta tim kecamatan,” Ujar ketua lembaga biaeksekutor (DW).
Hingga berita ini diterbitkan. Belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun dinas terkait mengenai dugaan ketidaksesuaian teknis tersebut.
Red





