GMPK Desak Kejari Kabupaten Tangerang Awasi Dana Publik dan Bongkar Dugaan Permainan PAD hingga Program SPPG

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM | Kabupaten Tangerang – Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang melancarkan langkah serius dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dengan mendatangi Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Jumat (19/6/2026).


Audiensi yang berlangsung di ruang Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang itu bukan sekadar pertemuan formal. GMPK secara terbuka menyampaikan sejumlah persoalan strategis yang dinilai berpotensi merugikan keuangan negara dan daerah apabila tidak diawasi secara ketat oleh aparat penegak hukum.


Ketua DPW GMPK Provinsi Banten, Mohamad Jembar, menegaskan bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik harus menjadi prioritas bersama. Menurutnya, sejumlah sektor vital seperti Anggaran Dana Desa (ADD), Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), anggaran perawatan jalan dan jembatan hingga pengelolaan aset negara memerlukan pengawalan maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Jangan sampai anggaran yang bersumber dari uang rakyat justru menjadi ladang penyimpangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pengawasan harus dilakukan sejak perencanaan hingga realisasi anggaran,” tegas Jembar.

Baca juga:  Dugaan Bantuan Sekolah Fiktip Kota Bandar Lampung Rugikan Negara RP13 Milyar


Tak hanya itu, GMPK juga menyoroti sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih menyimpan banyak pekerjaan rumah. Sorotan tajam diarahkan pada pengelolaan retribusi pelayanan persampahan dan kepatuhan pembayaran pajak dari perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Tangerang.


Menurut GMPK, potensi kebocoran pendapatan daerah harus menjadi perhatian serius karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik.


“Kami meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Bila ditemukan indikasi manipulasi pelaporan atau permainan yang menyebabkan berkurangnya pendapatan daerah, maka harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Jembar.


Sorotan lebih keras datang dari Ketua DPD GMPK Kabupaten Tangerang, Tubagus Rais Fatoni. Dalam audiensi tersebut, ia mengungkap adanya informasi mengenai dugaan praktik transaksional dalam penentuan titik pelaksanaan Program Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca juga:  Perkuat Keamanan Lingkungan, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Sambangi Pos Kamling Terpadu di Sukabakti


Program yang menjadi bagian dari agenda strategis nasional itu, kata Rais, tidak boleh dikotori oleh oknum yang menjadikannya sebagai alat mencari keuntungan pribadi.


“Jika benar ada praktik jual beli titik program dengan nilai fantastis, maka ini harus menjadi alarm bagi aparat penegak hukum. Program untuk kepentingan masyarakat jangan sampai dijadikan komoditas oleh pihak-pihak tertentu,” tegasnya.


Sementara itu, Sekretaris DPD GMPK Kabupaten Tangerang, Tomi Suherman, menyoroti persoalan aset sitaan negara yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya aset milik terpidana kasus korupsi Benny Tjokrosaputro.


Menurut Tomi, kepastian status hukum dan pengelolaan aset sitaan negara sangat penting agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat serta dapat memberikan manfaat bagi negara melalui optimalisasi pemulihan aset.
“Kami berharap ada percepatan penyelesaian terhadap aset-aset sitaan tersebut sehingga memberikan kepastian hukum dan tidak menjadi aset tidur yang kehilangan nilai ekonomis,” ujarnya.

Baca juga:  Rakercab 2025 LSM Harimau Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Rakyat


Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo, menyambut baik peran aktif GMPK sebagai bagian dari kontrol sosial masyarakat.


Kejari Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.


Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara masyarakat sipil dan aparat penegak hukum demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Tak Sekadar Susun Program, Raker UKO Unpam Serang Teguhkan Semangat Kolaborasi dan Integritas
Sinergi untuk Negeri! Pokdarkamtibmas Bhayangkara Korwil Sukabakti Resmi Dilantik, Siap Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif
GMPK Warning Bupati Tangerang! PPK Proyek Miliaran Rupiah Harus Dievaluasi, Jangan Sampai Berujung Persoalan Hukum
NGO JPK RI DPW Banten Gelar Rapat Kerja, Santunan dan Makan Bersama Anak Yatim
Muscab II IKA PMII Kabupaten Tangerang Lahirkan Nahkoda Baru, Yunihar Arsyad Siap Satukan Kekuatan Alumni
POKDARKAMTIBMAS Resor Tangerang Selatan Gelar Pembinaan dan Penyuluhan DITBINMAS Polda Metro Jaya, Warga Diimbau Waspadai Hoaks, Begal dan Tawuran
Pokdarkamtibmas Resor Tangsel Gelar DIKLAT MADYA Dan Luncurkan Aplikasi Digital, Perkuat Sinergi Dengan 3 Pilar
Musker III PCNU Kabupaten Tangerang Pertegas Transformasi Organisasi, Fokus pada Program Berdampak Nyata
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:24

Tak Sekadar Susun Program, Raker UKO Unpam Serang Teguhkan Semangat Kolaborasi dan Integritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:14

Sinergi untuk Negeri! Pokdarkamtibmas Bhayangkara Korwil Sukabakti Resmi Dilantik, Siap Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:22

GMPK Warning Bupati Tangerang! PPK Proyek Miliaran Rupiah Harus Dievaluasi, Jangan Sampai Berujung Persoalan Hukum

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:53

NGO JPK RI DPW Banten Gelar Rapat Kerja, Santunan dan Makan Bersama Anak Yatim

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:54

Muscab II IKA PMII Kabupaten Tangerang Lahirkan Nahkoda Baru, Yunihar Arsyad Siap Satukan Kekuatan Alumni

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00