Proyek Paving Block Di Kampung Palasari Menuai Sorotan Para Awak Media

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, HARIANSINARPAGI.COM – Pantauan di lokasi proyek paping block mengungkap sejumlah kelalaian mendasar yang mencederai aturan pelaksanaan pekerjaan dan standar keselamatan kerjaSelain itu tidak dipasang papan proyek, sehingga masyarakat tidak mengetahui informasi pelaksana anggaran, jadwal, maupun pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. (31/7/26).

Saat salah satu media menanyakan masalah papan proyek dengan santainya salah satu pekerja menjawab “Papan Proyek Dipakai Buat Bungkus Nasi bang” itu jawaban pekerja dilapangan.

Parahnya lagi selama pekerjaan berlangsung tidak terlihat adanya petugas pengawas yang memantau jalanya pekerjaan, sehingga kualitas dan kepatuhan terhadap rencana kerja tidak terjamin.

Saat dikonfirmasi ke Kecamatan Legok untuk menanyakan siapa pengawas dari proyek tersebut kita mendapatkan satu nama yang berinisial BM, namun saat dikonfirmasi inisial BM tidak menanggapi atau tidak merespon sama sekaliSaat media berada di lokasi proyek di Kp.Palasari Kecamatan Legok ditemukan pekerja hanya menggunakan rompi saja tanpa perlengkapan keselamatan lain yang wajib.

Baca juga:  Pengurus Masjid Jami Al Ihrom RW. 09 Prepedan Raya Kalideres Gelar Agenda Tahunan Berbagi Kebahagian Bersama Yatim Piatu dengan Penuh Hikmat

Lebih jauh lagi pekerja melakukan pekerjaan tanpa menggunakan alas kaki yang sangat beresiko menyebabkan kecelakaan kerja yang fatalPenemuan tidak berakhir di pengawasan dan k3 ataupun minimnya pengawasan kita juga menemukan paping blok yang digunakan dalam kondisi rusak /gompal dibagian pinggir dan permukaan sehingga tidak memenuhi syarat kelayakan material bangunan. Begitu juga pemasangan dikerjakan tidak rata dan renggang, tidak rapat satu sama lain. Hal ini membuat permukaan jalan tidak kokoh, beresiko miring, amblas, serta mudah bergerak jika tergilas kendaraan atau terkena air hujan.

Baca juga:  Warga Kampung Sirnagalih Menolak Rencana Penutupan Akses Jalan Komplek Purnabakti

Kelalaian ini mengindikasikan lemahnya komitmen terhadap aturan administrasi maupun keselamatan. Kami meminta instansi terkait segera turun tangan memeriksa dan membenahi pelaksanaan proyek agar berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

(Medawati)

Berita Terkait

Kelas Baking UMKM Merah Putih PWDPI Dibuka, 50 Peserta Siap Berkarya Dan Berwirausaha
Somasi Tak Digubris, PT UBM Akan Datangi PT HPP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Identitas Perusahaan
Semangat Nasionalisme Menggema, HCM Ajak Warga Curug Kulon Kibarkan Merah Putih Selama Bulan Kemerdekaan
ADR Group Bersama Puskesmas Curug Dalam Program Dukung Indonesia Emas, Latih 40 Kader Posyandu Desa Kadu Jaya Kuasai 25 Keterampilan Dasar
Proyek Mini Soccer Rp149 Juta di Bojong Nangka Disorot, Papan Proyek Terpasang, Pengawasan Diduga Tak Tampak
Yuk Buruan Daftar! RAHMA JAYA Solusi Belajar Mengemudi Profesional di Tangerang
Lima Titik Proyek SAB di Desa Tegalsari Disorot, Diduga Minim Transparansi dan Abaikan K3
Realisasi Perbaikan Jalan Paving Blok Disambut Antusias Warga Kalipaten, Pekerjaan Malam Hari Tetapi Berjalan Kondusif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:11

Proyek Paving Block Di Kampung Palasari Menuai Sorotan Para Awak Media

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:08

Kelas Baking UMKM Merah Putih PWDPI Dibuka, 50 Peserta Siap Berkarya Dan Berwirausaha

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:45

Somasi Tak Digubris, PT UBM Akan Datangi PT HPP Terkait Dugaan Penyalahgunaan Identitas Perusahaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:06

ADR Group Bersama Puskesmas Curug Dalam Program Dukung Indonesia Emas, Latih 40 Kader Posyandu Desa Kadu Jaya Kuasai 25 Keterampilan Dasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:10

Proyek Mini Soccer Rp149 Juta di Bojong Nangka Disorot, Papan Proyek Terpasang, Pengawasan Diduga Tak Tampak

Berita Terbaru

Pemerintahan

Galian di Rumpin Kian Masif, Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 1 Agu 2026 - 18:00