
Tangerang, HARIANSINARPAGI.COM – Pantauan di lokasi proyek paping block mengungkap sejumlah kelalaian mendasar yang mencederai aturan pelaksanaan pekerjaan dan standar keselamatan kerjaSelain itu tidak dipasang papan proyek, sehingga masyarakat tidak mengetahui informasi pelaksana anggaran, jadwal, maupun pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. (31/7/26).
Saat salah satu media menanyakan masalah papan proyek dengan santainya salah satu pekerja menjawab “Papan Proyek Dipakai Buat Bungkus Nasi bang” itu jawaban pekerja dilapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Parahnya lagi selama pekerjaan berlangsung tidak terlihat adanya petugas pengawas yang memantau jalanya pekerjaan, sehingga kualitas dan kepatuhan terhadap rencana kerja tidak terjamin.
Saat dikonfirmasi ke Kecamatan Legok untuk menanyakan siapa pengawas dari proyek tersebut kita mendapatkan satu nama yang berinisial BM, namun saat dikonfirmasi inisial BM tidak menanggapi atau tidak merespon sama sekaliSaat media berada di lokasi proyek di Kp.Palasari Kecamatan Legok ditemukan pekerja hanya menggunakan rompi saja tanpa perlengkapan keselamatan lain yang wajib.
Lebih jauh lagi pekerja melakukan pekerjaan tanpa menggunakan alas kaki yang sangat beresiko menyebabkan kecelakaan kerja yang fatalPenemuan tidak berakhir di pengawasan dan k3 ataupun minimnya pengawasan kita juga menemukan paping blok yang digunakan dalam kondisi rusak /gompal dibagian pinggir dan permukaan sehingga tidak memenuhi syarat kelayakan material bangunan. Begitu juga pemasangan dikerjakan tidak rata dan renggang, tidak rapat satu sama lain. Hal ini membuat permukaan jalan tidak kokoh, beresiko miring, amblas, serta mudah bergerak jika tergilas kendaraan atau terkena air hujan.
Kelalaian ini mengindikasikan lemahnya komitmen terhadap aturan administrasi maupun keselamatan. Kami meminta instansi terkait segera turun tangan memeriksa dan membenahi pelaksanaan proyek agar berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Medawati)



