Anak Istimewa Menggambar Maskot Peparnas XVII dengan Semangat Tinggi

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Solo | Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi saksi keunikan dalam acara Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 yang berlangsung 6-13 Oktober 2024. Di tengah berbagai pertandingan, di hari ketiga Peparnas XVII, Muhammad Tegar, siswa kelas 3 dari SLB Mandiri Putra Bangsa, menarik perhatian dengan karyanya yang mengagumkan.

Tegar, yang berasal dari Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, menunjukkan bakatnya dengan melukis maskot Peparnas XVII, Kebo Bule Kyai Slamet, menggunakan mulutnya.

Baca juga:  Pengamat Pertanyakan Hasil Studi TOD Terminal Tipe A Poris Plawad

Karya lukisnya, yang diproduksi di atas tote bag kanvas, dijual sebagai merchandise di stand Daun dari ABK untuk Negeri. Meski memiliki keterbatasan fisik, Tegar mengungkapkan bahwa ia tidak mengalami kesulitan dalam melukis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Latihan sejak hari Kamis dan sudah terbiasa menggambar,” ujarnya.

Baca juga:  Police Go To School, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Pastikan Keselamatan Siswa di SDS An Nurmaniyah

Orang tua Tegar, Larsih, menambahkan bahwa bakat menggambar anaknya telah terlihat sejak kecil, dengan ketertarikan awal pada gambar wayang. Tegar kini bercita-cita menjadi pelukis terkenal, menunjukkan semangat dan ketekunan yang luar biasa.

Kepala Sekolah SLB Mandiri Putra Jumapolo, Ita Sulistyowati, menjelaskan bahwa menggambar merupakan bagian penting dari pembelajaran siswa berkebutuhan khusus, membantu mereka mengembangkan keterampilan dan menciptakan karya yang dapat dijual.

Baca juga:  Sat Binmas Polres Tangsel Aktif di MPLS: Tanamkan Nilai Positif Sejak Hari Pertama Sekolah

“Hasil karya Tegar bisa dinikmati banyak orang dan menjadi sumber pendapatan,” tambahnya.

Dengan harga Rp 35.000 per totebag, mereka berharap produk ini bisa bersaing di pasar, tidak sekadar mengandalkan rasa iba. Melalui kegiatan ini, Tegar dan teman-temannya tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga memperlihatkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita.

Berita Terkait

Seminar Nasional Unpam Serang: Wacana Ganja Medis Diuji, Kepastian Hukum dan Risiko Sosial Jadi Sorotan
Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Narada School Kunjungi Pabrik Kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada
Ramadhan Penuh Makna, Yayasan Janji Baik dan GANN Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar SD Perigi 2 Tangsel
Police Go To School Polsek Curug: Tegas Cegah Tawuran Pelajar, Ramadan Harus Aman dan Bermakna
Sentuhan Humanis Polsek Curug di Jam Pulang Sekolah, Cegah Tawuran Sejak Dini
Polisi Turun Langsung ke Sekolah, Polsek Curug Antisipasi Tawuran Pelajar di Binong
Julian Bongsoikrama Tegaskan Dukungan pada Edukasi Mitigasi Bencana melalui Disaster Management Competition Antar Pelajar
Polsek Curug Gaungkan CETAR di MTS Al-Barkah, Tegas Cegah Tawuran Sejak Dini!
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:54

Seminar Nasional Unpam Serang: Wacana Ganja Medis Diuji, Kepastian Hukum dan Risiko Sosial Jadi Sorotan

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:20

Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Narada School Kunjungi Pabrik Kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08

Ramadhan Penuh Makna, Yayasan Janji Baik dan GANN Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar SD Perigi 2 Tangsel

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:20

Police Go To School Polsek Curug: Tegas Cegah Tawuran Pelajar, Ramadan Harus Aman dan Bermakna

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:53

Sentuhan Humanis Polsek Curug di Jam Pulang Sekolah, Cegah Tawuran Sejak Dini

Berita Terbaru

Pemerintahan

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:02