Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, PANDEGLANG | Kondisi jalan rusak di Kampung Kimiskam RT 05 RW 04, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, tepatnya di sekitar TPU Peundeuy yang mengarah ke jalur utama Kecamatan Patia, kian memprihatinkan. Minggu, 26 April 2026.

Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut kini dipenuhi lubang, becek saat hujan, dan berdebu saat musim kemarau. Situasi ini dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari warga yang melintas.

Kerusakan jalan ini bukan persoalan baru. Sejumlah warga menyebut kondisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun, bahkan berpuluh-puluh tahun, tanpa kejelasan kapan perbaikan akan dilakukan.

Dampaknya dirasakan oleh berbagai kalangan. Anak-anak yang berangkat ke sekolah, petani yang mengangkut hasil bumi, hingga warga yang beraktivitas setiap hari harus menghadapi kondisi jalan yang tidak layak.

Sejumlah warga menilai perlunya perhatian dan penanganan serius dari pihak terkait. Mereka berharap adanya langkah nyata dalam memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Baca juga:  Truk Box Hilang Kendali Tabrak Pohon dan Mobil Parkir di Curug, Tidak Ada Korban Jiwa

Warga juga mengharapkan pemerataan pembangunan, mengingat akses jalan yang layak dinilai penting dalam menunjang mobilitas serta aktivitas perekonomian masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat tetap menjalankan kewajiban sebagai warga negara, termasuk dalam hal pembayaran pajak setiap tahun. Oleh karena itu, mereka berharap adanya keseimbangan antara kewajiban yang dijalankan dengan pelayanan yang diterima.

Perhatian terhadap kondisi ini diharapkan datang dari para pemangku kebijakan, mulai dari pemerintah setempat, Kecamatan Patia, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Provinsi Banten, hingga pemerintah pusat, agar perbaikan jalan tersebut dapat menjadi prioritas pembangunan.

Baca juga:  Dalam Rangka HUT ke-393 Kabupaten Tangernag di Sambut Meriah ASN dengan Memakai Pakaian Adat Nusantara

Jalan di sekitar TPU Peundeuy memiliki peran penting sebagai jalur penghubung aktivitas masyarakat. Perbaikannya dinilai tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga keselamatan serta kelancaran aktivitas warga.

Warga berharap adanya langkah konkret dari pihak berwenang agar kondisi jalan tersebut dapat segera diperbaiki.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi. (Yadi)

Berita Terkait

Proyek Saluran Air Rp149 Juta di Legok Permai Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis
LPI DPW Banten Desak Gubernur Bongkar Dugaan Bisnis Seragam di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang
Dua Excavator Terus Bekerja di Sindang Jaya, Status Izin Galian Tanah Masih Dipertanyakan
Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot
Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung
Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru
proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:56

Proyek Saluran Air Rp149 Juta di Legok Permai Disorot, Diduga Abaikan Spesifikasi Teknis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:46

LPI DPW Banten Desak Gubernur Bongkar Dugaan Bisnis Seragam di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:08

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55

Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42

Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung

Berita Terbaru