Ketua JPK DPW Banten Akan Layangkan Surat Audiensi Terkait Proyek Jalan Hotmix di Kelurahan Bunder

Senin, 14 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Proyek perbaikan jalan di Gang ALFALRT, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, kini menjadi sorotan masyarakat. Warga mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek setelah sebagian material Hotmix dilaporkan dibawa ke rumah Lurah Bunder.

Saat dikonfirmasi, Lurah Bunder membenarkan bahwa material tersebut memang dibawa ke kediamannya. Ia berdalih bahwa tindakan itu dilakukan untuk menghindari pemborosan. “Daripada terbuang, saya pikir lebih baik dimanfaatkan,” ujar Lurah Bunder.

Baca juga:  Aktivis Pemuda Kritik Tim Seleksi Non ASN Dinkes Kota Tangerang: “Ngurus Seleksi Aja Gak Beres-Beres”

Pernyataan ini memicu kekhawatiran warga terkait transparansi dan integritas dalam pengelolaan material proyek, yang seharusnya dialokasikan sepenuhnya untuk perbaikan jalan umum. Lebih lanjut, Lurah Bunder juga mengungkapkan bahwa perusahaan yang menangani proyek tersebut dimiliki oleh seseorang yang memiliki hubungan dengan aparat kepolisian. “CV yang mengerjakan itu milik adiknya orang Polda. Ini bukan material yang dialihkan, hanya sisa,” jelasnya tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Warga mulai mempertanyakan apakah pengelolaan proyek sudah dilakukan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku. Berdasarkan papan informasi yang terpampang di lokasi proyek, diketahui bahwa proyek ini dikerjakan oleh CV MATAHARI TERBIT PAGI, dengan sumber dana dari APBD 2024.

Menanggapi kekhawatiran ini, Ketua Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) DPW Banten, Muslik S. Pd, menyatakan akan mengirim surat resmi untuk meminta audiensi dengan pihak-pihak terkait. “Kami akan meminta penjelasan resmi mengenai proyek ini agar masyarakat mendapatkan kepastian bahwa tidak ada penyalahgunaan anggaran,” ungkapnya.

Baca juga:  Al Muktabar Penuhi Panggilan Bawaslu, Soal Dugaan Netralitas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait. Warga berharap masalah ini segera diselesaikan secara transparan agar tidak memunculkan spekulasi dan ketidakpercayaan lebih lanjut.

Penulis : Red

Berita Terkait

Forum Kadus Kabupaten Tangerang Peringati HUT ke-2, Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial
Viral! Sampah di Teluknaga Tak Kunjung Dibersihkan
Acara Hari Jadi Ke-19 Kecamatan Kelapa Dua Dihadiri Oleh Bupati Tangerang.
Semarak Ramadhan di Bea Cukai Tangerang, DKM Al-Anshor Gelar Beragam Kegiatan Keagamaan dan Sosial
Musyawarah Desa Kadu Jaya Bahas dan Tetapkan Rancangan APBDes 2026, Wujud Transparansi dan Partisipasi Publik
Kapolsek Curug Tegaskan Komitmen Total Jaga Kamtibmas Ramadan, Bukber Kecamatan Jadi Simbol Soliditas Forkopimcam
Quick Respon, Realisasi dan Trust Jadi Sorotan Satu Tahun Kepemimpinan Sachrudin-Maryono
Pemilihan Ketua RW 11 Green Mansion Berlangsung Demokratis, Polsek Curug Pastikan Situasi Aman dan Kondusif
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:07

Forum Kadus Kabupaten Tangerang Peringati HUT ke-2, Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:17

Viral! Sampah di Teluknaga Tak Kunjung Dibersihkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 03:57

Acara Hari Jadi Ke-19 Kecamatan Kelapa Dua Dihadiri Oleh Bupati Tangerang.

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:42

Semarak Ramadhan di Bea Cukai Tangerang, DKM Al-Anshor Gelar Beragam Kegiatan Keagamaan dan Sosial

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:01

Musyawarah Desa Kadu Jaya Bahas dan Tetapkan Rancangan APBDes 2026, Wujud Transparansi dan Partisipasi Publik

Berita Terbaru

Peristiwa

Atap Ambruk, Warga Curug Kulon Terlantar Menunggu Bantuan

Senin, 13 Apr 2026 - 00:17