Diduga Ada Permasalahan Dana Titipan Rp10 Juta, Jaro dan Sekdes Desa Blimbing Saling Lempar Tanggung Jawab

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Dugaan adanya permasalahan dana titipan sebesar Rp10 juta di Desa Blimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, kini menjadi sorotan publik. Dana yang disebut-sebut sebagai titipan untuk rencana kerja sama dengan pihak pabrik tersebut hingga kini belum dikembalikan, sementara aparat desa justru saling melempar tanggung jawab.

Ady, pihak yang merasa dirugikan, menjelaskan bahwa persoalan ini bermula ketika dirinya diajak oleh seseorang berinisial J, yang diduga berperan sebagai mediator untuk mempertemukannya dengan pihak Pemerintah Desa Blimbing. Dalam pertemuan itu dibahas rencana kerja sama dengan beberapa pabrik yang beroperasi di wilayah desa tersebut.

Baca juga:  Jaga Kondusivitas Malam Hari, Polsek Curug Gelar Operasi Cipta Kondisi di Titik Rawan Kejahatan

“Waktu itu saya menitipkan uang sebesar Rp10 juta kepada Jaro Desa Blimbing. Penyerahannya disertai kwitansi yang ditandatangani oleh Sekdes, dengan saksi dua staf saya, Farhan dan Arin,”
ujar Ady kepada HARIANSINARPAGI.COM, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun setelah penyerahan uang tersebut, komunikasi antara Ady dan pihak desa, termasuk J, mendadak terputus. Karena merasa janggal, Muslik, S.Pd., Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pemberantas Korupsi (JPK) DPW Banten), turun langsung ke Kantor Desa Blimbing untuk meminta klarifikasi.

Baca juga:  FORMI Guncang LPTQ Kabupaten Tangerang: Sorotan Tajam Dugaan Carut-Marut MTQ dan Tuntutan Transparansi Anggaran

Dalam kunjungan itu, Muslik bertemu dengan beberapa perangkat desa, di antaranya D dan M, sekaligus melakukan audiensi terkait Dana Desa serta mempertanyakan kejelasan dana titipan Rp10 juta tersebut.

“Saya sudah berusaha menghubungi Jaro dan Sekdes, tapi tidak ada kepastian. Saat saya temui, keduanya justru saling melempar alasan dan mengaku masih menunggu kabar dari J. Sampai sekarang tidak ada kejelasan dan seolah tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang itu,”
tegas Muslik.

Baca juga:  Reses Dewan ke-1 (Satu)H.Mumamad SobriDewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tahun 2025-2026

Sebagai Ketua LSM JPK DPW Banten, Muslik menegaskan agar uang titipan tersebut segera dikembalikan agar persoalan ini tidak semakin melebar dan menimbulkan konflik di masyarakat. Ia juga mengingatkan agar perangkat desa bersikap transparan dan profesional dalam setiap urusan yang melibatkan pihak luar.

Adapun pihak yang disebut dalam kasus ini masing-masing berinisial D (Jaro Desa Blimbing), EAH (Sekretaris Desa Blimbing), serta J (mediator).
Sampai berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi.

Penulis : Yadi

Berita Terkait

Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua
MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar
PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah
Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang
Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja
Status PLT Camat Dinilai Hambat Layanan Publik di Panongan
Aspirasi Warga Terjawab, Jalan Kampung Grubuk Kini Dipaving Berkat Perjuangan Anggota DPRD
Warga Apresiasi Proyek U-Ditch di Desa Mekarjaya Panongan, Dinilai Bantu Atasi Genangan Air
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:37

Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua

Rabu, 29 April 2026 - 20:02

MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar

Selasa, 28 April 2026 - 21:02

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Sabtu, 25 April 2026 - 20:54

Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Kamis, 23 April 2026 - 12:58

Status PLT Camat Dinilai Hambat Layanan Publik di Panongan

Berita Terbaru

Pemerintahan

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:02