HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si menghadiri kegiatan Lokakarya Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (HMMI) Kabupaten Tangerang yang digelar pada Minggu (18/01/2026) pagi.
Kegiatan yang mengusung tema “Melestarikan Bahasa Adat, Seni Budaya, dan Kerukunan Antar Suku dan Agama serta Kultur” tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kitri Bakti, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Lokakarya ini diikuti oleh sekitar 150 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat lintas suku, agama, dan budaya di Kabupaten Tangerang. Adapun penanggung jawab kegiatan adalah Bapak Sumardi, selaku Ketua Panitia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah yang harmonis dan maju.
“Keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya adalah kekayaan yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kita perkuat persaudaraan, toleransi, serta kerukunan antar masyarakat agar Kabupaten Tangerang tetap aman, damai, dan sejahtera,” ujar Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si.
Bupati Tangerang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan bahasa adat dan seni budaya sebagai identitas bangsa di tengah perkembangan zaman.
Monitoring dan pengamanan kegiatan dilakukan oleh Polsek Curug Polres Tangerang Selatan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang memperkuat persatuan dan kesatuan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya gangguan kamtibmas. Acara Lokakarya HMMI Kabupaten Tangerang pun berjalan lancar hingga selesai.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur






