Quick Respon, Realisasi dan Trust Jadi Sorotan Satu Tahun Kepemimpinan Sachrudin-Maryono

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ferdiansyah Putra, Tangerang Strategic Indikator

Ferdiansyah Putra, Tangerang Strategic Indikator

HARIANSINARPAGI.COM, Kota Tangerang | Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin dan Maryono, berbagai dinamika pembangunan di Kota Tangerang menjadi perhatian publik. Dengan tagline “Bersama Membangun Kota”, kolaborasi antar pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci keberhasilan jalannya roda pemerintahan.

Ferdiansyah Putra dari Tangerang Strategic Indikator menilai perjalanan satu tahun pemerintahan tersebut bukanlah hal yang mudah tanpa kebersamaan dan koordinasi lintas sektor.

“Satu tahun kepemimpinan Bapak Sachrudin–Maryono di Kota Tangerang melalui banyak dinamika. Dengan tagline ‘Bersama Membangun Kota’, tentu sangatlah tidak mudah tanpa kebersamaan, kolaborasi serta koordinasi antar segala lini tingkat pemangku kepentingan,” ujar Ferdiansyah Putra, Minggu (15/02/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kebijakan yang dihadirkan Pemerintah Kota Tangerang harus benar-benar tepat sasaran dan bukan sekadar mengejar popularitas melalui kegiatan simbolis.

“Kebijakan yang dihadirkan oleh Pemerintah Kota Tangerang harus tepat sasaran, bukan hanya sekadar mencapai popularitas yang dikemas dengan berbagai acara yang terkesan simbolis,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejak dilantik secara resmi pada 20 Februari 2025 lalu, masyarakat saat ini membutuhkan perhatian dan tindakan nyata dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

“Di mata masyarakat saat ini yang dibutuhkan adalah perhatian dan tindakan nyata dalam kebijakan,” katanya.

Sosialisasi Program Dinilai Perlu Diperkuat

Ferdiansyah juga menyoroti masih belum optimalnya penyampaian informasi program pemerintah kepada masyarakat. Ia menilai tidak semua warga mengikuti perkembangan melalui media sosial resmi pemerintah.

“Banyak program yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang dalam keberpihakannya terhadap masyarakat tidak tersampaikan dengan baik, karena tidak semua masyarakat mengikuti perkembangan di media sosial yang disampaikan oleh public relation Pemerintah Kota Tangerang,” ungkapnya.

Ia mendorong adanya penguatan maksimal dalam sosialisasi program hingga ke tingkat RT dan RW, serta optimalisasi peran kelurahan dan kecamatan.

“Perlu adanya penguatan yang maksimal dalam penyampaian sosialisasi program dan kebijakan dari tingkat atas sampai ke tingkat RT dan RW. Kelurahan sebagai penyambung informasi kebijakan dirasa kurang optimal dan kontrol di tingkat kecamatan hanya bersifat administratif,” jelas Ferdiansyah.

Ia juga menilai forum dan lembaga yang ada seharusnya bisa berperan lebih aktif dalam mendukung penyampaian informasi dan pengawasan kebijakan.

Baca juga:  Proyek Peningkatan Jalan Betonisasi di Curug Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai RAB

Infrastruktur hingga Pangan Jadi Prioritas

Dalam pandangannya, sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan pangan merupakan aspek yang paling berdampingan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Ia menyebut Pemerintah Kota Tangerang telah memprioritaskan sektor tersebut melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dijalankan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pekerjaan dan pangan adalah kegiatan yang paling berdampingan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang mengutamakan prioritasnya terhadap kegiatan tersebut dengan pengalokasian melalui APBD melalui OPD,” ujarnya.

Ferdiansyah berharap, jika seluruh rangkaian kebijakan dan program berjalan secara komprehensif, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan kembali pulih dan semakin kuat.

“Jika rangkaian ini berjalan secara komprehensif, kepercayaan masyarakat pulih kembali dengan baik. Mandatori masyarakat yang dititipkan kepada pemerintah berjalan dengan lancar, stabilisasi dan harmonisasi akan tercipta dengan baik,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk aktif memberikan sumbang saran demi pembangunan Kota Tangerang yang lebih baik.

“Jadikan sumbang saran dan kreasi berpikir masyarakat sebagai input yang bermanfaat untuk menghasilkan output yang berguna bagi pembangunan di Kota Tangerang,” pungkas Ferdiansyah Putra.

Penulis : Supriyadi

Berita Terkait

Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua
MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar
PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah
Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang
Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja
Status PLT Camat Dinilai Hambat Layanan Publik di Panongan
Aspirasi Warga Terjawab, Jalan Kampung Grubuk Kini Dipaving Berkat Perjuangan Anggota DPRD
Warga Apresiasi Proyek U-Ditch di Desa Mekarjaya Panongan, Dinilai Bantu Atasi Genangan Air
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:37

Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua

Rabu, 29 April 2026 - 20:02

MUI Pagedangan Desak Penutupan Trenz Club, Tegaskan Tak Ada Ruang Diskusi Nahi Mungkar

Selasa, 28 April 2026 - 21:02

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Minggu, 26 April 2026 - 23:31

Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang

Sabtu, 25 April 2026 - 20:54

Proyek Paving Block di Solear Jadi Sorotan, Diduga Abaikan Keselamatan Kerja

Berita Terbaru

Pemerintahan

PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:02