Proyek Saluran Air Uditch di Kp. Manungtung Dikecam, Diduga Dikerjakan Asal-Asalan Tanpa Pengawasan

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


HARIANSINARPAGI.COM | Kabupaten Tangerang – Proyek pemasangan saluran air U-ditch di Kampung Manungtung, RW 07, Babakan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.

Pekerjaan proyek tersebut diduga dilakukan secara asal-asalan, tanpa menggunakan adukan mortar sebagai pengikat serta mengabaikan standar keselamatan kerja (K3).

Tidak hanya itu, di lapangan juga tidak terlihat keberadaan pengawas teknis (PPTK) dari dinas terkait. Hal ini dikhawatirkan membuka celah praktik penyimpangan oleh oknum pelaksana proyek.

Baca juga:  Anggaran Rp600 Juta Lebih, Proyek CV Hanytech Jaya Makmur di Puskesmas Binong Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Proyek yang dilaksanakan oleh PT Abawayn Berkah Mandiri dengan anggaran sebesar Rp99.650.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2025 tersebut kini menjadi sorotan publik.

Kecaman keras datang dari LSM BIAK, melalui perwakilannya Epol, yang menyayangkan buruknya mutu pekerjaan dan lemahnya pengawasan. Hal serupa juga diungkapkan oleh LSM PPUK, yang diwakili oleh aktivis sosial Bucek.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Tidak ada pengawas, pekerjaan tampak asal jadi, dan pekerja tidak menggunakan APD. Ini bentuk pelanggaran serius terhadap SOP proyek pemerintah,” tegas Epol. kepada awak media, Selasa. 15/7/2025.

LSM meminta dinas terkait untuk segera turun tangan dan melakukan audit serta evaluasi terhadap kontraktor pelaksana. Mereka juga mendesak agar pelaksanaan proyek infrastruktur di wilayah Kabupaten Tangerang lebih transparan dan sesuai dengan aturan.

Warga setempat pun mengeluhkan hasil pekerjaan yang dinilai tidak kokoh dan dikhawatirkan akan cepat rusak.

“Ini anggaran rakyat, jangan main-main. Kalau dikerjakan asal-asalan, dampaknya akan dirasakan masyarakat. Air bisa mampet, banjir terjadi, kami yang rugi,” ujar salah seorang warga.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Legok maupun dari PT Abawayn Berkah Mandiri.

Masyarakat berharap agar proyek ini segera diperbaiki dan tidak menjadi ladang keuntungan semata bagi oknum yang tidak bertanggung jawab.

Penulis : Oling

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Diduga Asal Jadi, Proyek U-Ditch Dana Desa di Legok Tuai Kritik Lembaga dan Media
Perkuat Ukhuwah dan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Hadiri Rapat DMI Kelurahan Binong
Ucapan Petugas THM di Gading Serpong Jadi Sorotan Publik
Kapolsek Curug Sambangi SMK Yuppentek 2, Ajak Pelajar Jaga Kamtibmas dan Hindari Kenakalan Remaja
Dekat dengan Warga, Polisi Curug Kulon Ajak Jaga Anak dan Lingkungan
Polsek Curug Intensifkan Patroli Pencegahan Tawuran Pelajar di SMK An Nurmaniyah
Proyek Hotmix di Legok Diduga Bermasalah Camat Legok Harus Tindak Tegas
Operasi Cipta Kondisi, Polsek Curug Perketat Pengawasan dan Amankan Kendaraan Tanpa Surat
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:17

Diduga Asal Jadi, Proyek U-Ditch Dana Desa di Legok Tuai Kritik Lembaga dan Media

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:47

Perkuat Ukhuwah dan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Hadiri Rapat DMI Kelurahan Binong

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:45

Ucapan Petugas THM di Gading Serpong Jadi Sorotan Publik

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:45

Kapolsek Curug Sambangi SMK Yuppentek 2, Ajak Pelajar Jaga Kamtibmas dan Hindari Kenakalan Remaja

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:53

Dekat dengan Warga, Polisi Curug Kulon Ajak Jaga Anak dan Lingkungan

Berita Terbaru