HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Jajaran Polsek Curug Polres Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring aksi longmarch yang dilakukan oleh massa Persatuan Perjuangan Rakyat Banten (PPRB) menuju Istana Presiden, Mabes Polri, dan DPR RI, pada Selasa malam (21/10/2025) hingga Rabu dini hari (22/10/2025).
Aksi yang diikuti sekitar 67 peserta tersebut berangkat dari Link Lapak Priok, Desa Sukmajaya, Kota Cilegon, dengan tujuan menyampaikan aspirasi secara damai melalui kegiatan long march, orasi, dan pembagian rilis pernyataan sikap di Jakarta.

Selama perjalanan melintasi wilayah hukum Polsek Curug, massa aksi mendapat pengawalan langsung dari Kapolsek Curug KOMPOL Kresna Ajie Perkasa, S.I.K., M.I.K. bersama jajaran personel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekitar pukul 21.48 WIB, rombongan memasuki wilayah Curug, dan sempat beristirahat di depan Toko Besi Baja, Jl. Raya Gatot Subroto (Lampu Merah Pertigaan Bitung) sekitar pukul 21.59 WIB.
Tak lama berselang, sekitar pukul 22.57 WIB, Dr. Komarudin, MAP, selaku Asisten Daerah I Provinsi Banten, melakukan dialog langsung dengan perwakilan massa terkait isu-isu yang diangkat dalam aksi tersebut.
Meski sempat diguyur hujan, massa tetap melanjutkan perjalanan pada pukul 02.50 WIB, dan sekitar pukul 03.44 WIB rombongan meninggalkan wilayah hukum Polsek Curug menuju wilayah Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota, dengan situasi aman, lancar, dan kondusif.
Dalam keterangannya, Kapolsek Curug KOMPOL Kresna Ajie Perkasa, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung dengan tertib, humanis, dan sesuai ketentuan hukum.
“Kami mengawal dan memonitor setiap pergerakan massa agar tidak mengganggu arus lalu lintas serta tetap menjaga keamanan warga sekitar. Alhamdulillah semua berjalan aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Curug.
Sebelumnya, diketahui hasil rapat mediasi antara Kapolres Cilegon, Walikota Cilegon, Dirkrimum Polda Banten, dan Kapolresta Tangerang dengan perwakilan massa aksi dinyatakan deadlock, sehingga massa memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Adapun, untuk peserta anak-anak diangkut menggunakan mobil pickup, sedangkan peserta dewasa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Dengan sinergi antara petugas dan masyarakat, kegiatan aksi longmarch ini berhasil melintasi wilayah hukum Polsek Curug dengan tertib, tanpa gangguan kamtibmas.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur






