Aktivis dan Warga Serukan Penolakan PSEL di TPA Jatiwaringin: “Kami Sudah Terlalu Lama Menanggung Bau dan Debu”

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM | Kota Tangerang — Penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin terus menguat.

Sejumlah warga dan aktivis yang tergabung dalam gerakan “Aktivis dan Warga TPA Jatiwaringin Menggugat” menyuarakan penolakan keras terhadap proyek tersebut pada Senin (27/10/2025) di Kampung Tanjakan Mekar, Kabupaten Tangerang.

Koordinator kelompok, Aditya Nugeraha, menyebut proyek PSEL justru berpotensi memperparah penderitaan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proyek PSEL yang dibuat tanpa memperhatikan kondisi masyarakat sekitar mencerminkan tata kelola pemerintahan yang buruk. Banyak warga kehilangan haknya — udara bersih, air layak konsumsi, dan kesehatan kulit,” ujarnya.

Menurut Aditya, rencana pengelolaan sampah dari Kota Tangerang dan Tangerang Selatan di TPA Jatiwaringin merupakan kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.

“Sampah Kabupaten Tangerang saja belum terkelola optimal. Jika ditambah dari luar, otomatis dampaknya meningkat — terutama bagi kami yang hidup berdampingan langsung dengan gunungan sampah,” katanya.

Sementara itu, Yanto, Direktur Eksekutif Teratai Institut, menilai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 sebagai langkah keliru dalam menangani persoalan sampah nasional.

“Kalau pemerintah serius menekan timbulan sampah, seharusnya fokus di sumbernya, dari industri dan rumah tangga. Perpres ini justru memberi ruang cuci tangan bagi korporasi melalui pemerintah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti minimnya partisipasi publik dalam proses kebijakan.

“Aturan itu hampir tak memberi ruang masyarakat untuk berpendapat, sehingga kebijakan yang lahir cenderung tidak pro rakyat,” tambah Yanto.

Dalam aksi tersebut, kelompok Aktivis dan Warga TPA Jatiwaringin Menggugat menyampaikan tiga tuntutan utama:

Baca juga:  Bupati Tangerang Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Balaraja Antusias

Mendesak Menteri Lingkungan Hidup mengkaji ulang penetapan TPA Jatiwaringin sebagai lokasi PSEL.

Baca juga:  Silaturahmi Berujung Petaka, Motor Warga Cikupa Raib Digondol Maling di Balaraja

Menolak masuknya sampah dari luar Kabupaten Tangerang.

Meminta Pemkab Tangerang memenuhi hak dasar warga sekitar, termasuk air bersih, pengobatan gratis, dan kompensasi lingkungan.

Baca juga:  Satreskrim Polsek Jatiuwung, Evakuasi Penemuan Mayat di Saluran irigasi Cisadane

Gerakan ini disebut akan terus berlanjut hingga pemerintah membuka ruang dialog yang adil bagi warga terdampak.

Penulis : Ups

Editor : Supriyadi

Berita Terkait

Proyek Hotmix Legok Disorot, Temuan Lapangan Jadi Sorotan
Tim Natal Nasional Bantu Distribusi Bantuan atas Instruksi Prabowo ke Sumut, Masjid Tampung Pengungsi dari Semua Umat
Tersenyum di Tengah Kesulitan: Pemdes Pesar Salurkan 240 Paket Sembako
Taman Ekspresi Semakin Semrawut, Tiang WiFi Roboh Dibiarkan
Dugaan Bangunan Tanpa Izin di Klp Indah Jadi Sorotan Warga
Skandal Gapura Puspem Tangerang: Proyek Rp 197 Juta Diduga Bayar Gaji Mandek dan Pakai Gas Subsidi!
Taman Pisang Semakin Bersih, Warga Kota Tangerang Sampaikan Aspirasi Agar Taman Kota Makin Nyaman
Presidium BPP-KTT Rayakan Harlah ke-4 dengan Doa Bersama dan Pemotongan Tumpeng
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:46

Proyek Hotmix Legok Disorot, Temuan Lapangan Jadi Sorotan

Sabtu, 29 November 2025 - 18:12

Tim Natal Nasional Bantu Distribusi Bantuan atas Instruksi Prabowo ke Sumut, Masjid Tampung Pengungsi dari Semua Umat

Jumat, 28 November 2025 - 14:23

Tersenyum di Tengah Kesulitan: Pemdes Pesar Salurkan 240 Paket Sembako

Selasa, 25 November 2025 - 11:00

Taman Ekspresi Semakin Semrawut, Tiang WiFi Roboh Dibiarkan

Senin, 24 November 2025 - 21:27

Dugaan Bangunan Tanpa Izin di Klp Indah Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru