Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perkuat Sinergi Pasca Aksi Demonstrasi

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


HARIANSINARPAGI.COM | Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar rapat koordinasi pasca terjadinya aksi demonstrasi di sejumlah wilayah.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Rabu (10/9/2025), ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat stabilitas serta menjaga kondusivitas daerah.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah preventif untuk meredam potensi konflik sosial sekaligus mempererat hubungan dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk mengedukasi masyarakat dan menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen, agar dampak negatif dari aksi demonstrasi tidak terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang,” tegas Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan, Pemkab Tangerang bersama Forkopimda melibatkan tokoh agama, pelajar, guru, mahasiswa, akademisi, organisasi masyarakat, hingga komunitas ojek online dalam menjaga ketertiban. Sejumlah kegiatan juga telah digelar, mulai dari istigasah, dialog dengan komunitas ojek online, hingga mengundang Ketua MUI Kabupaten dan Kecamatan untuk menyampaikan imbauan moral kepada masyarakat.

“Kami juga melibatkan kepala sekolah agar bisa memanajemen siswanya, sehingga tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban bersama,” tambahnya.

Menurut Bupati, pertemuan dengan komunitas ojek online tidak hanya sebatas imbauan, tetapi juga sarana menyerap aspirasi. Isu-isu terkait kesejahteraan, seperti kepesertaan BPJS, bantuan pangan non-tunai, dan jaminan sosial lainnya menjadi perhatian serius Pemkab Tangerang.

Sementara itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI, Bahtiar, yang turut hadir dalam rapat, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah-langkah strategis yang ditempuh Pemkab Tangerang.

“Kabupaten Tangerang ini merupakan salah satu contoh daerah yang mampu mengelola situasi dengan baik. Upaya yang dilakukan Bupati bersama Forkopimda patut menjadi teladan bagi daerah lain,” ungkap Bahtiar.

Ia juga menekankan agar Kabupaten Tangerang terus menjaga kondusivitas wilayah, karena kestabilan sosial merupakan fondasi utama dalam melindungi masyarakat.

Dengan sinergi pemerintah daerah, Forkopimda, dan elemen masyarakat, Kabupaten Tangerang berkomitmen menjadikan daerahnya sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan sejahtera.

Baca juga:  Tiga Dekade Mengalir, Perumda Tirta Benteng Rayakan Hari Jadi Bernuansa Religius

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Perkuat Ukhuwah dan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Hadiri Rapat DMI Kelurahan Binong
Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot
Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung
Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru
proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan
Polsek Curug Kawal Ketat Sidak Bupati Tangerang di Pasar Curug, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif Jelang Idul Adha
Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Disorot, Minim Pengamanan dan Tanpa Identitas Pelaksana
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:08

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55

Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42

Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung

Senin, 25 Mei 2026 - 00:17

Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:25

proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan

Berita Terbaru