Proyek Hotmix di Perumahan Duta Asri Cikupa Diduga Dikerjakan tidak Sesuai RAB

Jumat, 22 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ingin Untung Banyak, Proyek Hotmix di Perumahan Duta Asri Cikupa Diduga Kurangi Volume ketebalan aspal

Ingin Untung Banyak, Proyek Hotmix di Perumahan Duta Asri Cikupa Diduga Kurangi Volume ketebalan aspal

HARIANSINARPAGI.COM, Kabupaten Tangerang | proyek peningkatan jalan aspal (Hotmix) di Perumahan Duta Asri RT 05/02 Cikupa Tangerang Banten diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dari hasil pengamatan awak media di lokasi beberapa waktu lalu, proyek tersebut terbilang tipis, diduga sengaja mengurangi volume ketebalan karena ingin meraup keuntungan.

Terlihat juga bahan material Hotmix yang digelar diduga bukan yang berkualitas, melainkan kualitas rendah, hal itu tentu akan berdampak buruk terhadap daya tahan aspal.

Diperparah dengan tidak ditemukannya papan informasi atau pagu anggaran proyek di lokasi, diduga keras sengaja dilakukan pihak pelaksana untuk mengelabui publik, agar penyimpangannya tidak terendus.

Saat dikonfirmasi prihal proyek yang diduga dikerjakan tidak sesuai RAB, pihak pelaksana mengatakan bahwa dirinya akan bertemu langsung dengan awak media di lokasi dan akan menjelaskan secara rinci terkait teknis pengerjaan proyek tersebut.

“Nanti kita ketemu di lokasi bang,” Ujar Ajat yang diduga sebagai pihak pelaksana.

Baca juga:  TANGERANG DARURAT! Satpol PP Segel Tempat Biliard yang Melanggar Aturan Selama Ramadhan

Namun, sampai saat ini tanggal 22 Desember 2023 pihak pelaksana yang mengaku dirinya bernama Ajat tersebut hanya mengumbar janji.

Sementara, pihak pengawas dari dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang saat dikonfirmasi mengaku akan menegur pihak pelaksana dan akan memperbaiki serta menambah volume ketebalan aspal (Hotmix) dengan cara digelar ulang.

“Sudah saya tegur bang pihak pelaksananya, nanti hari Senin kalau digelar ulang abang saya info,” Kata pengawas yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Baca juga:  Kecamatan Solear Juara MTQ, Sekda Incar 3 Kali Juara Tingkat Propinsi

Namun lagi-lagi, pernyataan pihak pengawas tersebut tidak jauh berbeda dengan apa yang telah disampaikan pihak pelaksana sebelumnya, terkesan mengabaikan.

Menanggapi hal tersebut, pihak pemerintah Kabupaten Tangerang selaku pemangku anggaran diminta segera turun ke lapangan untuk menindaklanjuti adanya dugaan penyimpangan serta menindak tegas pihak pelaksana agar dikemudian hari tidak ada lagi pihak pelaksana nakal di lapangan.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak instansi pemangku anggaran belum dapat dikonfirmasi.

Penulis : Red

Berita Terkait

Proyek U-Ditch APBD 2026 di Cluster Mutiara Cukang Galih Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis
Hotmix Sukatani Cisoka Rp149 Juta Diduga Tak Sesuai RAB, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Warga dan Pemdes Serdang Kulon Gelar Aksi Bersih-Bersih, Sampah Liar Jadi Fokus Penertiban
Proyek U-Ditch di Kelapa Dua Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis
Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3
Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua
PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah
Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:26

Proyek U-Ditch APBD 2026 di Cluster Mutiara Cukang Galih Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:44

Hotmix Sukatani Cisoka Rp149 Juta Diduga Tak Sesuai RAB, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:18

Warga dan Pemdes Serdang Kulon Gelar Aksi Bersih-Bersih, Sampah Liar Jadi Fokus Penertiban

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:46

Proyek U-Ditch di Kelapa Dua Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:15

Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3

Berita Terbaru