Dugaan Penyimpangan Dana Pelatihan Hukum Aparatur Desa Mesuji: Komisi I DPRD Angkat Bicara

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, MESUJI – Komisi I DPRD Mesuji memberikan tanggapan terkait dugaan penyimpangan dana pelatihan hukum aparatur desa di Kabupaten Mesuji senilai Rp 1.050.000.000 yang telah menjadi sorotan beberapa media online.

Ketua Komisi I DPRD Mesuji, Alkat Ardianto, anggota Fraksi Partai Golkar, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Alkat Ardianto mengakui adanya pengaduan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dana desa ini dan menekankan perlunya fungsi lembaga legislatif dalam pengawasan guna menjaga pemerintahan agar bebas dari tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Baca juga:  Parah!! Proyek Uditc Di Kecamatan Curug Diduga Memakai Kualitas Rendah

“Dalam menghadapi dugaan penyimpangan dana desa senilai miliaran rupiah, kami akan mempelajarinya dengan seksama sambil berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Dinas PMD dan Inspektorat,” kata Ketua Komisi I DPRD Mesuji, Alkat Ardianto, saat diwawancarai oleh media pada Kamis (18/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alkat Ardianto mengungkapkan bahwa pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dana pelatihan hukum aparatur desa. Dia juga mencatat kesulitan masyarakat dalam mendapatkan informasi terkait fakta-fakta terkait kegiatan penyuluhan hukum yang melibatkan Dana Desa Mesuji.

Baca juga:  Di Duga Proyek Siluman pemasangan Uditech Tanpa Papan Keterbukaan Informasi Publik ( KIP)

Pihak Komisi I DPRD Mesuji akan menggali lebih dalam informasi sekaligus memastikan transparansi dalam penggunaan dana desa. Alkat Ardianto juga menanggapi kabar bahwa Inspektorat Mesuji, terutama Irban 4, Dedi Martadinata, diduga mengulur-ulur proses pengaduan masyarakat terkait dugaan penyimpangan.

“Oke, kami akan mempelajarinya dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hasilnya akan kami sampaikan secara lengkap dan detail. Terima kasih atas informasinya,” tambah Alkat Ardianto.

Baca juga:  Angga Yuliantono, S.IP., M.Si. Resmi Dilantik Sebagai Camat Mauk, Direksi Hariansinarpagi.com Sampaikan Ucapan Selamat

Sebelumnya, Junaidi, pelaksana kegiatan penyuluhan hukum aparatur desa, menolak memberikan keterangan terkait pengelolaan Dana Desa senilai lebih dari satu miliar rupiah. Pertanyaan terkait alokasi dana untuk berbagai kebutuhan acara tidak dijawab secara transparan. Komisi I DPRD Mesuji berkomitmen untuk menyelidiki dugaan penyimpangan ini dan memastikan transparansi dalam penggunaan dana desa.

Penulis : Samsi

Berita Terkait

Proyek U-Ditch APBD 2026 di Cluster Mutiara Cukang Galih Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis
Hotmix Sukatani Cisoka Rp149 Juta Diduga Tak Sesuai RAB, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Warga dan Pemdes Serdang Kulon Gelar Aksi Bersih-Bersih, Sampah Liar Jadi Fokus Penertiban
Proyek U-Ditch di Kelapa Dua Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis
Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3
Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua
PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah
Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:26

Proyek U-Ditch APBD 2026 di Cluster Mutiara Cukang Galih Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:44

Hotmix Sukatani Cisoka Rp149 Juta Diduga Tak Sesuai RAB, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:18

Warga dan Pemdes Serdang Kulon Gelar Aksi Bersih-Bersih, Sampah Liar Jadi Fokus Penertiban

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:46

Proyek U-Ditch di Kelapa Dua Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:15

Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3

Berita Terbaru