Ketua Forum Rektor Indonesia Tegaskan Kampus Jangan Memecah Belah Persatuan

Sabtu, 24 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, Jakarta | Pasca pemungutan suara Pemilu 2024, Ketua Forum Rektor Indonesia sekaligus Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Komarudin Sahid M.Si., menegaskan pentingnya menjaga persatuan di lingkungan kampus dan menolak segala bentuk politik pecah belah.

Pernyataan ini disampaikan pada Jumat, 23 Februari 2024. Dalam konfirmasinya kepada media, Prof. Komarudin menekankan bahwa kampus harus menjadi tempat yang menjaga kondusifitas dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca juga:  Proyek Peningkatan Jalan Betonisasi di Curug Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai RAB

“Sebaliknya, kampus menjaga kondusifitas dan turut memberikan edukasi kepada komponen bangsa demi terciptanya Pemilu yang jujur, adil, aman, dan damai,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bersama Forum Rektor Indonesia, Prof. Komarudin mengajak seluruh komponen kampus dan masyarakat umum untuk berperan aktif dalam mensukseskan proses Pemilu, baik sebelum maupun sesudah pemungutan suara.

Baca juga:  Rapat Pleno KPU Kabupaten Tangerang Diwarnai Ketidakpuasan Para Saksi

“Kami mengajak segenap komponen bangsa untuk menyukseskan Pemilu 2024 yang aman dan damai, baik itu sebelum dan sesudah Pemilu 2024,” terangnya.

Selain itu, Prof. Komarudin juga menolak segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan dan mencederai pesta demokrasi.

“Bersama-sama menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya rangkaian agenda Pemilu 2024,” pungkasnya.

Baca juga:  Pemkab Tangerang Resmikan RSUD Tigaraksa untuk Meningkatkan Akses Kesehatan

Pernyataan ini datang di tengah meningkatnya kekhawatiran akan polarisasi di masyarakat pasca Pemilu.

Forum Rektor Indonesia berkomitmen untuk memastikan bahwa kampus tetap menjadi tempat yang netral dan konstruktif, serta memainkan peran penting dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi demokrasi yang sehat di Indonesia.

Penulis : Supriyadi

Berita Terkait

GP Ansor Kritik Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tangerang, Penting Penguatan Ideologi Bukan Sekedar Seremonial
Parah!! Proyek Uditc Di Kecamatan Curug Diduga Memakai Kualitas Rendah
Arief Wismansyah Disebut Paket Lengkap Maju Jadi Gubernur Banten
Agak Lain, Aksi May Day Menuntut Kesejahteraan Buruh di Tangerang Malah Disambut Begini
SMA-SMK Mulia Buana Tetap Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Ingatkan Tak Wajib
Ingin Bersama PDIP, Helmy Halim Resmi Daftar ke Moncong Putih
Said Iqbal Nyatakan Akan Terima Keputusan MK terkait Sengketa Pilpres
Hari Jadi Kecamatan Kelapa Dua Yang ke-17, BUKBER Dan Santunan Anak yatim-piatu
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Juni 2024 - 12:30

GP Ansor Kritik Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tangerang, Penting Penguatan Ideologi Bukan Sekedar Seremonial

Kamis, 9 Mei 2024 - 06:38

Arief Wismansyah Disebut Paket Lengkap Maju Jadi Gubernur Banten

Rabu, 1 Mei 2024 - 12:06

Agak Lain, Aksi May Day Menuntut Kesejahteraan Buruh di Tangerang Malah Disambut Begini

Rabu, 1 Mei 2024 - 08:38

SMA-SMK Mulia Buana Tetap Gelar Wisuda Mewah, Meski Kemendikbudristek Ingatkan Tak Wajib

Selasa, 30 April 2024 - 13:11

Ingin Bersama PDIP, Helmy Halim Resmi Daftar ke Moncong Putih

Minggu, 14 April 2024 - 21:12

Said Iqbal Nyatakan Akan Terima Keputusan MK terkait Sengketa Pilpres

Kamis, 4 April 2024 - 15:39

Hari Jadi Kecamatan Kelapa Dua Yang ke-17, BUKBER Dan Santunan Anak yatim-piatu

Minggu, 31 Maret 2024 - 16:21

Pelajar Lulusan STM di Tangerang Berbagi di Bulan Ramadan Hingga Puluhan Juta

Berita Terbaru