Tidak Pasang Pembatas Keamanan, Proyek Pembangunan Gedung SMPN 5 Curug Ancam Keselamatan Para Pelajar

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, KABUPATEN TANGERANG | Lanjutan pembangunan SMP Negeri 5 Curug yang dilaksanakan oleh CV. Benteng Tangerang diduga mengabaikan Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) dan dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Kamis, 22/08/2024.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 4.269. 639.400,- ini terindikasi tidak berpedoman dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah ditentukan mengenai standarisasi bangunan.

Dari hasil pengamatan Wartawan di lokasi, nampak para pekerja proyek yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat mereka melakukan aktivitasnya, bahkan kegiatan pembangunan gedung ini sangat berbahaya untuk pelajar SMPN 5 Curug. Karena kontraktor tidak memasang pembatas atau jaring keselamatan.

Tentu saja hal tersebut akan berakibat fatal jika terjadi kecelakaan kerja, terutama sangat mengancam keselamatan siswa-siswi yang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar, mengingat proyek pembangunan gedung berada di lingkungan sekolah.

Kendati pihak SMPN 5 Curug sudah sampaikan keluh kesahnya terkait standar batas keamanan serta keselamatan, namun sepertinya pihak kontraktor acuh tak acuh dan enggan menggubrisnya.

Baca juga:  Bhabinkamtibmas Curug Wetan Sosialisasi Keselamatan dan Cegah Kenakalan Remaja di SMAN 32

Saat dikonfirmasi, Agung Security sekolah mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan terkait masalah septi kepada kontraktor bersangkutan, namun mereka alasannya personil pekerja hanya sedikit, sehingga tidak memasang jaring-jaring keamanan, padahal barangnya sudah ada.

“Saya sudah ngomong tolong dong dipasang jaring-jaringnya, tapi enggak taulah alasannya begitu-begitu aja, jaring mah padahal sudah ada, tapi sampai sekarang enggak dipasang juga,” ujar Agung kepada Wartawan.

Sementara, salah seorang pekerja menjelaskan bahwa pelaksana dari proyek yang dikerjakannya tersebut adalah pak Topik, tapi dia jarang datang ke lokasi.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi Banten Larang Study Tour ke Luar Kota: Mengutamakan Keselamatan dan Menghemat Anggaran

“Enggak kebagian helm sama rompi, belinya sedikit, yang lain juga enggak pakai kan,” papar Pekerja yang tidak diketahui namanya.

Sedangkan Topik pelaksana dari proyek lanjutan pembangunan gedung SMPN 5 Curug saat dikonfirmasi melalui telepon seluler dirinya enggan merespon sama sekali, sepertinya dengan sengaja menghindar.

Sampai berita ini diterbitkan pengawas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang belum dikonfirmasi.

Penulis : Red

Berita Terkait

DIDUGA LEMAHNYA PENGAWASAN APH DAN BEA CUKAI, PELABUHAN TIKUS BATAM BEBAS BEROPERASI SELUNDUPKAN BARANG ILEGAL
Kapolsek Curug AKP H.P. Tampubolon Tanamkan Semangat Disiplin dan Kamtibmas kepada Siswa Sekolah Genius
Diduga Asal Jadi, Proyek U-Ditch Dana Desa di Legok Tuai Kritik Lembaga dan Media
Perkuat Ukhuwah dan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Hadiri Rapat DMI Kelurahan Binong
Dugaan Bantuan Sekolah Fiktip Kota Bandar Lampung Rugikan Negara RP13 Milyar
Polres Tangerang Selatan Gencarkan Program CETAR, Pelajar Diajak Jauhi Tawuran Dan Bijak Bermedia Sosial
Ucapan Petugas THM di Gading Serpong Jadi Sorotan Publik
Kapolsek Curug Sambangi SMK Yuppentek 2, Ajak Pelajar Jaga Kamtibmas dan Hindari Kenakalan Remaja
Berita ini 365 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:37

DIDUGA LEMAHNYA PENGAWASAN APH DAN BEA CUKAI, PELABUHAN TIKUS BATAM BEBAS BEROPERASI SELUNDUPKAN BARANG ILEGAL

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:13

Kapolsek Curug AKP H.P. Tampubolon Tanamkan Semangat Disiplin dan Kamtibmas kepada Siswa Sekolah Genius

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:17

Diduga Asal Jadi, Proyek U-Ditch Dana Desa di Legok Tuai Kritik Lembaga dan Media

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:47

Perkuat Ukhuwah dan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Hadiri Rapat DMI Kelurahan Binong

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29

Dugaan Bantuan Sekolah Fiktip Kota Bandar Lampung Rugikan Negara RP13 Milyar

Berita Terbaru