Transformasi Wakaf Uang: Kemenag dan BWI Kabupaten Tangerang Tancapkan Tonggak Baru

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Dalam peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Tangerang meluncurkan Program Wakaf Uang. Inisiatif revolusioner ini diyakini akan membawa perubahan besar dalam pengelolaan dana sosial. Bertempat di halaman Kantor Kemenag, Kawasan Puspemkab Tigaraksa, acara berlangsung meriah, menghadirkan antusiasme dari para tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan warga setempat.

Acara tersebut dihadiri tokoh penting seperti Kepala Kanwil Kemenag Banten Dr. H. Nanang Fatchurrochman, S.H., S.Pd., M.Pd, Staf Ahli Pj Bupati Tangerang Ahmad Kasori, Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang H. A. Baijuri, Wakil Bupati Terpilih Intan Nurul Hikmah, serta Ketua BWI Kabupaten Tangerang Luki Lukman Fauzi. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata untuk menjadikan wakaf sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  PJ Walikota Hadiri Gebyar PAUD 2024

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Dr. H. Nanang Fatchurrochman, menyebut wakaf uang sebagai inovasi dengan potensi luar biasa. “Wakaf uang menjadi dana abadi yang terus berkembang untuk kesejahteraan masyarakat. Ini peluang emas bagi kita untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya jajaran Kemenag, untuk bergabung dalam gerakan besar ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang, H. A. Baijuri, menambahkan bahwa program ini telah disosialisasikan secara masif. Ia menekankan bahwa wakaf uang bukan hanya ibadah spiritual, melainkan juga instrumen pemberdayaan untuk mendukung pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat menuju Indonesia Emas.

Baca juga:  Diduga asal jadi kegiatan udith di Gunung batu RT 03/04 Desa Cijantra menuai sorotan.

Sorotan utama acara ini adalah lelang wakaf uang yang berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 135 juta. Kontribusi terbesar datang dari Bupati Terpilih Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Terpilih Intan Nurul Hikmah, masing-masing menyumbangkan Rp 50 juta. Partisipasi pejabat lainnya dan masyarakat menunjukkan komitmen besar untuk menyukseskan program ini.

“Ini langkah awal yang luar biasa. Kami sangat berterima kasih atas dukungan besar dari masyarakat dan para pemangku kebijakan. Semua dana akan dikelola secara transparan untuk memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Sekretaris BWI Kabupaten Tangerang, Dr. Cecep Jaenudin.

Untuk menjawab tantangan zaman, BWI Kabupaten Tangerang menggandeng Bank Syariah Indonesia Cabang Jatiuwung menghadirkan QRIS sebagai fasilitas digitalisasi wakaf uang. Teknologi ini memudahkan masyarakat berwakaf melalui smartphone, menjangkau generasi muda, dan memperluas akses kontribusi secara modern dan inklusif.

Baca juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Curug Lakukan Pemantauan Genangan Air dan Luapan Sungai di Kelurahan Binong

Peluncuran Program Wakaf Uang ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk mendorong gerakan wakaf berkelanjutan. Kabupaten Tangerang siap menjadi pelopor pengelolaan wakaf modern yang berdampak nyata bagi masyarakat. Lebih dari itu, program ini diharapkan menginspirasi daerah lain dalam memanfaatkan potensi wakaf sebagai pondasi kemaslahatan umat.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kemenag dan BWI Kabupaten Tangerang membuktikan bahwa wakaf uang bukan hanya ibadah, tetapi juga investasi sosial demi masa depan bangsa. (Red)

Berita Terkait

Proyek U-Ditch APBD 2026 di Cluster Mutiara Cukang Galih Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis
Hotmix Sukatani Cisoka Rp149 Juta Diduga Tak Sesuai RAB, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan
Warga dan Pemdes Serdang Kulon Gelar Aksi Bersih-Bersih, Sampah Liar Jadi Fokus Penertiban
Proyek U-Ditch di Kelapa Dua Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis
Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3
Ombudsman RI Minta Pemkab Tangerang Tertibkan Bangunan Tanpa Izin di Bencongan Kelapa Dua
PKK Desa Pagedangan Tancap Gas Sambut Penilaian Bina Wilayah
Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Rusak di TPU Peundeuy Hambat Aktivitas Warga Kimiskam Pandeglang
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:26

Proyek U-Ditch APBD 2026 di Cluster Mutiara Cukang Galih Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:44

Hotmix Sukatani Cisoka Rp149 Juta Diduga Tak Sesuai RAB, Kualitas Pekerjaan Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:18

Warga dan Pemdes Serdang Kulon Gelar Aksi Bersih-Bersih, Sampah Liar Jadi Fokus Penertiban

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:46

Proyek U-Ditch di Kelapa Dua Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Spesifikasi Teknis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:15

Proyek Pagar Kantor Desa Ciakar Disorot, Pekerja Diduga Belum Terapkan Standar K3

Berita Terbaru