KPU Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANSINARPAGI.COM, TANGERANG | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang mengadakan rapat evaluasi penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024. Acara ini berlangsung di Hotel Atria, Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 30 Januari 2025.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhamad Umar, menyampaikan bahwa rapat evaluasi ini bertujuan untuk menampung saran dan masukan dari berbagai pihak guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. Evaluasi dilakukan secara berjenjang, diawali dengan evaluasi internal di tingkat KPU Kabupaten Tangerang, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi eksternal yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Baca juga:  Ketua JPK DPW Banten Layangkan Surat Audensi Dana Desa, Pemdes Pasir Jaya Belum Merespons

“Setelah kami melakukan evaluasi internal, kami membutuhkan evaluasi eksternal demi perbaikan di masa yang akan datang,” ujar Umar saat memberikan sambutan di Hotel Atria.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari tahapan pendaftaran pemilih, proses pemungutan suara, hingga penghitungan suara dan penetapan hasil. Umar menegaskan bahwa tujuan utama dari evaluasi ini adalah mengidentifikasi potensi kendala serta mencari solusi terbaik untuk menghadapi tantangan dalam penyelenggaraan pemilu.

Baca juga:  Sindikat Benih Lobster Rp12,5 Miliar Dibongkar Polres Tangsel, Truk Modifikasi Jadi Kedok!

“Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi kendala dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Umar menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan demokrasi bukan hanya tanggung jawab KPU, tetapi juga hasil kerja sama dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, rapat evaluasi ini juga menjadi wadah apresiasi bagi semua pihak yang telah berkontribusi dalam menciptakan proses demokrasi yang lebih baik.

“Keberhasilan ini bukan keberhasilan kami saja, tapi keberhasilan semua kalangan, masyarakat,” ucapnya.

Baca juga:  Aksi Dukung Lurah Sangiang Jaya, Warga Minta Lurah Tidak Mudah Terprovokasi

Hasil dari rapat evaluasi ini nantinya akan menjadi bahan masukan berharga bagi KPU dalam merumuskan kebijakan serta strategi untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang. Dengan evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan, diharapkan proses demokrasi di wilayah ini semakin transparan, akuntabel, dan partisipatif.

“Kami secara berjenjang akan melakukan evaluasi demi perbaikan penyelenggaraan demokrasi di masa yang akan datang,” pungkasnya. (Jumroni)

Berita Terkait

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3
Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot
Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung
Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru
proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan
Polsek Curug Kawal Ketat Sidak Bupati Tangerang di Pasar Curug, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif Jelang Idul Adha
Proyek Galian Bertuliskan BUMN di Jalan Raya Serang Disorot, Minim Pengamanan dan Tanpa Identitas Pelaksana
Dugaan Hotmix Tipis dan Tambal Sulam di Cisoka Belum Ditindaklanjuti
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:08

Proyek U-Ditch DDS di Desa Legok Diduga Abaikan Standar Teknis dan K3

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:55

Camat dan PPTK Bungkam, Proyek Legok Disorot

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:42

Empat Komitmen Diduga Diabaikan, Warga KP Ledug Desak Penindakan Pasar Induk Jatiuwung

Senin, 25 Mei 2026 - 00:17

Kelurahan Bojong nangka Mengadakan pemilihan LPMK,Tato terpilih sebagai ketua LPMk yang Baru

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:25

proyek pemagaran makam di desa panongan disorot, pelaksana diduga abaikan k3 dan pengawasan

Berita Terbaru